Way Kanan, KUA Buay Bahuga (Humas) - - Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Buay Bahuga berkesempatan menyampaikan khutbah nikah pada prosesi akad pernikahan Apriyanto dan Mala Novitasari yang digelar di Kampung Sukabumi, Buay Bahuga, Minggu (30/11). Dalam khutbahnya, ia menegaskan pentingnya membangun rumah tangga berlandaskan takwa, cinta, dan tanggung jawab.
Dalam penyampaiannya, Kepala KUA, Hendera, menjelaskan bahwa
pernikahan bukan sekadar penyatuan dua insan, tetapi merupakan ibadah panjang
yang menuntut komitmen serta kemampuan untuk saling mendukung. Ia menekankan
bahwa keluarga sakinah terbentuk melalui proses dan kesungguhan. “Rumah tangga
yang sakinah tidak lahir begitu saja, tetapi dibangun melalui kesabaran,
komunikasi, dan kesungguhan untuk saling membahagiakan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa keberkahan rumah tangga berawal
dari ketaatan kepada Allah. Dengan menjadikan agama sebagai pedoman, pasangan
akan lebih siap menghadapi berbagai ujian kehidupan. “Ketaatan akan membuka
pintu kemudahan, dan ketakwaan akan menjaga pasangan dari berbagai ujian yang
datang,” tambahnya.
Dalam khutbah tersebut, Hendera menegaskan pentingnya
keseimbangan hak dan kewajiban dalam rumah tangga. Suami diminta menjadi
pemimpin yang penuh kasih, sementara istri diharapkan menjadi pendamping yang
setia dan penuh kehangatan. Keduanya harus saling menguatkan dalam setiap
keadaan.
Acara akad berlangsung khidmat dan ditutup dengan doa bersama agar pasangan pengantin senantiasa diberikan keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, serta mampu menjadi teladan bagi lingkungan sekitar.
(Taufik/Afril/Fitria)