Way Kanan, KUA Buay Bahuga (Humas) - - Suasana haru dan khidmat menyelimuti prosesi akad nikah pasangan calon pengantin atas nama Nurdin dengan Maryati yang berlangsung di kampung Way Agung, saat Kepala KUA menyampaikan khutbah nikah yang sarat makna di hadapan kedua mempelai dan para tamu undangan. Dalam kesempatan tersebut, ia mengangkat pentingnya menyucikan cinta dalam bingkai pernikahan yang sah dan diridhai Allah SWT. Selasa, 07/04/2026.
Dalam khutbahnya, Kepala KUA, Hendera menegaskan bahwa pernikahan bukan sekadar
penyatuan dua hati, melainkan sebuah ibadah yang mengandung tanggung jawab
besar. Ia mengajak kedua mempelai untuk menjadikan pernikahan sebagai jalan
mendekatkan diri kepada Allah, serta membangun keluarga yang sakinah, mawaddah,
dan rahmah.
“Cinta yang disucikan dalam pernikahan akan
menjadi kekuatan utama dalam menghadapi setiap ujian rumah tangga. Kuatkan
janji hari ini dengan komitmen dan keikhlasan,” pesannya.
Ia juga mengingatkan pentingnya komunikasi yang
baik, saling menghargai, dan kesabaran dalam menjalani kehidupan berumah
tangga. Menurutnya, pasangan suami istri harus mampu menjadi sahabat sekaligus
tempat pulang terbaik satu sama lain.
Lebih lanjut, Kepala KUA menekankan bahwa peran
suami sebagai pemimpin dan istri sebagai pendamping harus dijalankan secara
seimbang dan penuh tanggung jawab, demi terciptanya keluarga yang harmonis dan
penuh keberkahan.
Di akhir khutbah, doa pun dipanjatkan agar
kedua mempelai senantiasa diberi kebahagiaan, keteguhan iman, serta keturunan
yang saleh dan salehah.
Prosesi akad nikah berlangsung lancar dan penuh
kebahagiaan, menjadi awal perjalanan suci bagi kedua mempelai dalam membangun
rumah tangga yang diridhai Allah SWT. (Humas)
Penulis :
Editor : Anggithya