Metro, MAN 1 (Humas). Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Metro, H. Gunawan Susanto, S.Pd., M.Pd., memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) bulanan yang berlangsung khidmat di Aula MAN 1 Metro pada Sabtu pagi, 5 September 2026. Kegiatan strategis ini dihadiri secara penuh oleh seluruh dewan guru, staf tata usaha, serta para pengasuh asrama, menandakan komitmen kuat seluruh warga madrasah dalam menyelaraskan langkah menuju peningkatan kualitas layanan pendidikan.
Dalam arahannya, H. Gunawan Susanto menekankan pentingnya fondasi kedisiplinan sebagai kunci keberhasilan institusi. Beliau menginstruksikan seluruh civitas akademika untuk membiasakan datang lebih pagi guna memaksimalkan waktu persiapan belajar mengajar. Selain itu, budaya santun juga menjadi sorotan utama, di mana setiap interaksi di lingkungan madrasah harus mencerminkan akhlak mulia yang selaras dengan nilai-nilai islami, menciptakan suasana yang nyaman dan kondusif bagi seluruh peserta didik.
Lebih lanjut, Kepala Madrasah mengingatkan agar setiap personel menjalankan tugas sesuai dengan Tupoksi (Tugas Pokok dan Fungsi) masing-masing secara profesional dan bertanggung jawab. Ia juga menyinggung aspek psikologis dan sosial, stating bahwa keharmonisan dalam keluarga besar MAN 1 Metro sangat dipengaruhi oleh keharmonisan rumah tangga setiap individunya. Keseimbangan kehidupan pribadi dan pekerjaan dinilai krusial untuk menjaga stabilitas emosi dan kinerja positif di tempat kerja.
Puncak dari rakor kali ini adalah peluncuran jargon baru MAN 1 Metro, yaitu "Mansamet SIGAP". Jargon ini bukan sekadar slogan, melainkan representasi filosofi mendalam tentang sosok pelajar madrasah yang ideal. Mansamet SIGAP mengintegrasikan keanggunan akhlak, etos kerja tinggi, dan orientasi keunggulan untuk membentuk generasi yang responsif, adaptif, serta berkontribusi nyata bagi umat dan bangsa. Peluncuran ini menandai babak baru dalam branding dan penguatan karakter warga MAN 1 Metro.
Makna di balik akronim SIGAP dijelaskan secara rinci sebagai lima pilar utama: Santun, Inspiratif, Gigih, Aktif, dan Prestasi. "Santun" menegaskan keluhuran budi pekerti dan adab di atas ilmu; "Inspiratif" menuntut warga madrasah menjadi mercusuar kebaikan dan agen perubahan; "Gigih" mencerminkan keteguhan niat dan kerja keras pantang menyerah; "Aktif" berarti dinamis, inisiatif, dan kolaboratif dalam merespons zaman; sedangkan "Prestasi" adalah muara dari seluruh ikhtiar tersebut, berupa pencapaian terbaik yang membanggakan almamater dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Kegiatan Rakor bulan September ini ditutup dengan semangat baru yang menggelora. Dengan diterapkannya jargon Mansamet SIGAP, diharapkan seluruh elemen MAN 1 Metro tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga bergerak dengan hati dan jiwa pendidik yang utuh. Sinergi antara disiplin, profesionalisme, dan karakter unggul ini diharapkan mampu membawa MAN 1 Metro mencapai visi misinya sebagai madrasah unggulan yang melahirkan lulusan berdaya saing global namun tetap berakar kuat pada nilai-nilai kearifan lokal dan agama.