Way Kanan, MAN 1 (Humas). Dalam rangka menumbuhkan kebiasaan positif sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual, MAN 1 Way Kanan rutin melaksanakan Shalat Dhuha berjamaah setiap hari Jumat. Pada Jumat (10 Januari 2025) ini, kegiatan yang dimulai pukul 07.15 WIB tersebut berjalan khidmat dan diikuti antusias oleh seluruh civitas MAN 1 Way Kanan, mulai dari pimpinan, guru, tenaga kependidikan, hingga para siswa. Suasana hangat terasa sejak pagi ketika para peserta berdatangan ke masjid MAN 1 Way Kanan untuk melaksanakan Shalat Dhuha berjamaah.
Kepala MAN 1 Way Kanan, Ahmad Zazili menyampaikan harapan dan doa khusus terkait terlaksananya kegiatan pembiasaan ini. Menurutnya, inisiatif melaksanakan Shalat Dhuha secara bersama-sama pada hari-hari tertentu adalah ikhtiar nyata untuk menguatkan aspek spiritual siswa dan guru. "Kegiatan Shalat Dhuha berjamaah hari ini, Jumat 10 Januari 2025, semoga menambah barokah dan manfaat. Semoga kita dan keluarga besar MAN 1 Way Kanan menjadi hamba-hamba Allah yang istiqamah," tutur beliau dengan nada penuh haru dan ketulusan. Ucapan tersebut menjadi motivasi tambahan bagi seluruh peserta untuk lebih disiplin dan tekun beribadah, sehingga dampak positifnya benar-benar terasa dalam kehidupan sehari-hari.
Komitmen MAN 1 Way Kanan dalam menanamkan nilai-nilai keislaman dan moralitas memang telah digalakkan sejak lama. Namun, kegiatan pembiasaan setiap Jumat ini menjadi penekanan khusus, sebab dilakukan secara konsisten dan melibatkan semua elemen madrasah. Menurut para guru, dengan adanya Shalat Dhuha berjamaah, para siswa diajarkan pentingnya meluangkan waktu untuk berdoa dan memohon petunjuk di tengah kesibukan kegiatan belajar. Hal ini sekaligus menjadi bentuk pendidikan karakter yang berorientasi pada pembentukan sikap religius dan tanggung jawab personal.
Harapan besar yang tertanam di benak seluruh civitas MAN 1 Way Kanan ialah agar kegiatan pembiasaan ini tidak hanya menjadi rutinitas formal. Kepala MAN 1 Way Kanan menegaskan bahwa upaya ini akan berlangsung terus-menerus. "Kami ingin menanamkan kebiasaan baik yang bisa dibawa ke mana saja, termasuk ketika siswa berada di rumah atau di tengah masyarakat. Semoga kegiatan ini benar-benar bisa memperkokoh pondasi keimanan dan akhlakul karimah," ungkapnya. Lebih lanjut, beliau juga mendorong setiap guru untuk menjadi teladan dalam ibadah, serta memperhatikan siswa yang barangkali masih kurang memahami tata cara atau keutamaan beribadah di pagi hari.
Dengan terlaksananya kegiatan pagi ini, tercermin harapan besar bahwa gerakan pembiasaan ibadah akan terus mengakar dalam budaya MAN 1 Way Kanan. Tak sekadar menambah pahala atau menciptakan formalitas, tetapi betul-betul menjadi wahana pembentukan karakter religius yang dapat diandalkan. (Joe)