Way Kanan, MAN 1 (Humas)-- Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Madrasah
Young Researchers Supercamp (MYRES) telah diagendakan, KSM
akan melibatkan baik peserta didik madrasah maupun sekolah umum. KSM akan
dimulai pada Juni untuk tingkat kabupaten/kota dan puncak grand final-nya akan
diselenggarakan pada awal September mendatang.
Oleh karena itu Kantor Wilayah Kementerian Agama
Provinsi Lampung mengadakan sosialisasi KSM dan Myres Tahun 2024 selasa,
28/05/2024. Acara digelar di Aula Saibatin Kanwil Kemenag Prov. Lampung, yang
diikuti oleh seluruh Kasi Pendidikan Madrasah Kabupaten/Kota se Lampung dan
seluruh Kepala Madrasah Negei dari tingkat MI, MTs dan MA se Provinsi Lampung.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Kantor
Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Dr. Puji Raharjo, S. Ag., S.S., M.
Hum. Dalam sambutannya Puji Raharjo menyampaikan "Kompetisi Sains Madrasah
menggabungkan sains, budaya, dan teknologi dengan nilai-nilai Islam, bertujuan
untuk menghasilkan generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan sekaligus
memiliki karakter yang kuat, KSM memiliki tujuan menyediakan wahana bagi siswa
madrasah untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang sains. Memotivasi siswa
madrasah agar selalu meningkatkan kemampuan intelektual, emosional, dan
spiritual berdasarkan nilai-nilai agama dan menumbuhkembangkan budaya
kompetitif.," papar Kakanwil
Sebagai informasi KSM tahun ini akan berlangsung di
Maluku Utara 03-08 September 2024, pada tahun 2023 Lampung berhasil menempati
peringkat 4 nasional dan tahun ini peringkat Lampung diharapkan naik lagi dan
kita targetkan Lampung menjadi juara umum tingkat Nasional, semua itu dapat
kita capai dengan kesungguhan seluruh pemangku kebijakan Kabid, Kasi Penmad dan
seluruh Kepala Madrasah dalam menyiapkan siswanya untuk mengikuti KSM tersebut," pungkasnya
Kepala MAN 1 Way Kanan, Ahmad Zazili, S.Pd., M.Pd.I.
menyampaikan,"KSM ini sebagai alat, adapun tujuan
utamanya adalah memberi kesempatan mengembangkan bakat minat dan mengukir
prestasi dalam sebuah sistem yg terstruktur, masif dan terukur demi perbaikan
mutu proses pendidikan di satuan pendidikan madrasah" tandas Zazili.
“Harapannya melalui ilmu pengetahuan, kita dapat memahami fenomena alam, menemukan solusi atas berbagai tantangan, serta mengembangkan teknologi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat," tutup zazili. (Joe)
Editor : Fadilah