Lampung Utara, MTsN 1 ( Humas ) Sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan penguatan nilai-nilai spiritual dalam pendidikan, Kepala MTsN 1 Lampung Utara bersama peserta Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) dan dewan guru menggelar kegiatan tanam pohon di lingkungan madrasah pada Jumat pagi (18/7).
Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi ekoteologi, sebuah pendekatan spiritual yang memadukan ajaran teologi dengan kesadaran ekologi. Dalam konteks pendidikan, ekoteologi mengajarkan bahwa menjaga kelestarian alam bukan hanya tanggung jawab sosial, tetapi juga bentuk ibadah dan amanah dari Sang Pencipta.
Kepala MTsN 1 Lampung Utara, H. Untoro, S.Pd.I., M.Pd.I., dalam sambutannya menekankan pentingnya membangun kesadaran ekologis sejak dini. "Menanam pohon adalah simbol bahwa kita menanam harapan untuk masa depan bumi. Dalam Islam, menjaga lingkungan adalah bagian dari akhlak mulia dan tanggung jawab spiritual setiap insan," ujar beliau.
Ratusan peserta didik baru antusias mengikuti kegiatan ini. Setiap siswa menanam satu bibit pohon di sekitar area madrasah, dengan harapan dapat menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sejuk, dan edukatif. Selain sebagai edukasi lingkungan, kegiatan ini juga menjadi momentum penguatan karakter siswa melalui pengalaman langsung. Dengan menanam pohon, para peserta MATSAMA diajak memahami bahwa hubungan manusia dengan alam tidak bisa dipisahkan dari nilai-nilai agama dan moral.
Untoro nambahkan bahwa kegiatan tanam pohon ini akan terus menjadi tradisi tahunan yang mengiringi penyambutan peserta didik baru. "Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki kesadaran ekologis dan tanggung jawab moral terhadap bumi," ungkapnya.
Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama dan penyerahan simbolis bibit pohon dari kepala madrasah kepada perwakilan siswa, sebagai bentuk harapan agar nilai-nilai ekoteologi terus tumbuh dan berakar kuat di hati para generasi muda madrasah. ( Ref/Mela Basyar )