Way Kanan, MTsN 2 9Humas) -- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama
Provinsi Lampung, Puji Raharjo, secara resmi meluncurkan Perpustakaan Digital
"Maktabah Al Madrasah" pada Jumat (24/1) di Aula Saibatin, kantor
Kanwil Kemenag Lampung. Acara tersebut dihadiri oleh para kepala madrasah dari
seluruh Provinsi Lampung, termasuk Kepala MTsN 2 Way Kanan, Irawan.
Dalam sambutannya, Puji Raharjo menyampaikan bahwa Perpustakaan Digital
"Maktabah Al Madrasah" hadir sebagai solusi atas keprihatinannya
terhadap keterbatasan akses pendidikan digital di lingkungan madrasah.
"Madrasah sering menjadi objek bisnis pihak lain, sementara sumber daya
manusia dan sarana prasarana di madrasah sering kali terbatas," ungkapnya.
Perpustakaan digital ini, lanjutnya, dirancang untuk dapat diakses secara
gratis oleh seluruh guru, siswa, dan masyarakat umum, sehingga mendukung
peningkatan literasi digital di lingkungan madrasah. Selain itu, perpustakaan
ini dilengkapi fitur unggulan seperti multi-login untuk sekolah, koleksi
digital lengkap, integrasi kecerdasan buatan (AI), serta akses fleksibel yang
memungkinkan pengguna mengaksesnya kapan saja dan di mana saja.
Kepala MTsN 2 Way Kanan, Irawan, menyambut baik inovasi ini. Menurutnya,
hadirnya "Maktabah Al Madrasah" menjadi langkah strategis dalam
mendukung pembelajaran berbasis digital di madrasah. "Inovasi ini tidak
hanya mempermudah siswa dan guru dalam mengakses sumber belajar, tetapi juga
memperkuat budaya literasi di kalangan madrasah," ujar Irawan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Bidang, Pembimbing, dan Ketua Tim di
lingkungan Kanwil Kemenag Lampung, serta para kepala MAN, MTs, dan MIN
se-Provinsi Lampung. Dengan adanya Perpustakaan Digital "Maktabah Al
Madrasah," diharapkan madrasah di seluruh Provinsi Lampung dapat semakin
berdaya saing dan siap menghadapi tantangan pendidikan di era digital.
“Perpustakaan ini dari kita, oleh kita, dan untuk kita. Saya berharap semua pihak mendukung penuh pengembangan perpustakaan ini demi menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkas Puji Raharjo. (DAW)