Lampung, Kemenag (Humas) — Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat, dan Wakaf (Penais Zawa) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Makmur, mengisi khutbah Salat Jumat di Masjid Raya Al-Bakrie, Bandar Lampung, Jumat (7/8/2026).
Dalam khutbahnya, Makmur mengangkat tema "Membangun Peradaban" sebagai ikhtiar bersama dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang maju, berakhlak mulia, dan berlandaskan nilai-nilai Islam. Ia menegaskan bahwa peradaban yang kuat tidak hanya ditandai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga dengan kokohnya keimanan, akhlak, serta kepedulian sosial.
Menurutnya, sejarah Islam telah menunjukkan bahwa kejayaan peradaban lahir dari masyarakat yang menjunjung tinggi ilmu, kejujuran, keadilan, dan semangat saling menolong. Oleh karena itu, umat Islam memiliki tanggung jawab untuk terus membangun karakter dan memperkuat nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari.
"Membangun peradaban
bukan hanya menghadirkan kemajuan fisik, tetapi juga membentuk manusia yang
bertakwa, berilmu, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.
Dari pribadi-pribadi yang baik akan lahir keluarga yang kuat, masyarakat yang
harmonis, dan bangsa yang bermartabat," ujar Makmur dalam khutbahnya.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan peradaban harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga, kemudian diperkuat melalui pendidikan, masjid, dan kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, setiap Muslim memiliki peran dalam menghadirkan perubahan positif melalui keteladanan, kerja keras, dan kontribusi nyata bagi kemaslahatan umat.
Makmur juga mengajak jemaah untuk menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat menunaikan ibadah mahdhah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, penguatan literasi keagamaan, serta pengembangan nilai-nilai moderasi, persaudaraan, dan kepedulian sosial.
Di akhir khutbahnya, Makmur mengajak seluruh umat Islam untuk bersama-sama membangun peradaban yang berlandaskan Al-Qur'an dan Sunnah, memperkuat ukhuwah, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menghadirkan kemanfaatan bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Menurutnya, peradaban yang kokoh akan terwujud apabila setiap individu mampu menjaga integritas, mengamalkan ajaran agama, dan berkontribusi dalam mewujudkan kehidupan yang damai, adil, dan sejahtera.