Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Khutbah Nikah Penuh Hikmah Filial: Meneguhkan Cinta, Amanah, dan Tanggung Jawab dalam Ikatan Suci

Senin, 24 November 2025 Humas Way Kanan
Khutbah Nikah Penuh Hikmah Filial: Meneguhkan Cinta, Amanah, dan Tanggung Jawab dalam Ikatan Suci
Humas Way Kanan
Humas Way Kanan

Way Kanan, KUA Negara Batin (Humas) - - Suasana khidmat menyelimuti prosesi akad nikah ketika Filial tampil membawakan khutbah nikah yang sarat nasihat dan pesan mendalam bagi kedua mempelai. Di hadapan orang tua, keluarga, dan para tamu undangan, Filial menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar penyatuan dua insan, tetapi sebuah amanah besar yang harus dijaga dengan cinta, kesetiaan, dan tanggung jawab. (Minggu, 23/11/2025).

Dalam khutbahnya, Filial menegaskan bahwa cinta adalah fondasi penting dalam membangun rumah tangga, namun tidak cukup tanpa iman dan akhlak yang baik sebagai bingkai.

“Suami dan istri harus saling menguatkan, saling menghormati, dan menjaga perasaan satu sama lain. Rumah tangga akan kokoh jika dibangun dengan komunikasi yang baik dan kelapangan hati untuk saling memaafkan,” ujarnya.

Filial juga menekankan bahwa amanah pernikahan mengharuskan masing-masing pasangan menjalankan perannya dengan sungguh-sungguh. Suami memikul tanggung jawab sebagai pemimpin keluarga, memberi nafkah lahir dan batin, serta membimbing pada jalan kebaikan. Sementara itu, istri menjadi pendamping mulia yang menjaga kehormatan rumah tangga, mengelola keluarga dengan kasih sayang, dan mendukung langkah suami dalam kebaikan.

Ia mengingatkan bahwa setiap rumah tangga pasti menghadapi ujian, namun pasangan yang berpegang pada iman akan mampu melewatinya bersama-sama.

“Bahagia bukan berarti tanpa masalah. Kebahagiaan itu hadir ketika suami dan istri mampu menyelesaikan persoalan dengan kepala dingin, doa, dan saling pengertian,” tambahnya.

Suasana semakin haru ketika Filial mengajak kedua mempelai memohon restu orang tua sebagai langkah awal memasuki kehidupan baru. Para tamu yang hadir tampak turut larut dalam suasana doa dan kekhidmatan.

Menutup khutbahnya, Filial memanjatkan doa agar Allah menjadikan pasangan pengantin sebagai keluarga sakinah, mawaddah, warahmah, penuh keberkahan rezeki, dianugerahi ketenangan, serta dikaruniai keturunan yang salih dan salihah.

“Rumah tangga yang diberkahi adalah rumah tangga yang menjadikan Allah sebagai tujuan utama, bukan sekadar pelengkap hidup,” pesannya.

Prosesi akad nikah kemudian dilanjutkan dengan ucapan selamat dari keluarga dan para tamu, menjadi penanda dimulainya perjalanan baru bagi kedua mempelai dalam membangun keluarga yang penuh harapan dan doa. (Nining/Bukhori/Dhany)


Editor: Fadilah