Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Provinsi

Kloter Terakhir Haji Asal Lampung Dijadwalkan Tiba 9 Juli, 7.050 Jemaah Telah Kembali ke Tanah Air

Senin, 07 Juli 2025 Aziz_Abd
Kloter Terakhir Haji Asal Lampung Dijadwalkan Tiba 9 Juli, 7.050 Jemaah Telah Kembali ke Tanah Air
Aziz_Abd
Aziz_Abd

Proses pemulangan jemaah haji asal Provinsi Lampung hampir mencapai tahap akhir. Hingga Senin (7/7/2025), sebanyak 7.050 jemaah telah tiba dengan selamat di Tanah Air melalui Debarkasi Antara Lampung. Kloter terakhir dari Lampung dijadwalkan tiba pada Selasa, 9 Juli 2025 mendatang.

Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Erwinto, mengapresiasi kelancaran penyelenggaraan haji tahun ini dan menyebutnya sebagai hasil kolaborasi semua unsur yang terlibat, baik dari pusat maupun daerah.

“Pelayanan haji adalah kerja besar yang membutuhkan sinergi. Kami bangga karena petugas kita mampu menjaga kualitas layanan dari awal hingga akhir. Ini adalah wujud komitmen pemerintah dalam memastikan jemaah menjalani ibadah dengan aman, tenang, dan layak,” kata Erwinto.

Ia menambahkan bahwa evaluasi tetap dilakukan secara menyeluruh untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada musim haji berikutnya. "Pengalaman ini menjadi dasar perbaikan dan inovasi," ujarnya.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Lampung juga menyampaikan bahwa hingga hari ini, total jemaah asal Lampung yang wafat berjumlah 19 orang. Sebanyak 16 orang wafat di Tanah Suci, dua orang di RS Citanala Banten pasca kepulangan, dan satu orang di RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung sebelum keberangkatan.

"Setiap jemaah haji yang wafat, baik di Tanah Suci maupun setelah kembali ke Tanah Air, tetap mendapatkan hak-haknya secara penuh sesuai regulasi yang berlaku. Prosedurnya sudah sangat jelas, mulai dari pengurusan jenazah, pelaporan ke Siskohat, hingga pemrosesan asuransi haji, “jelas Ansori.

“Bagi jemaah yang wafat di Arab Saudi, proses pemulasaraan dilakukan oleh tim PPIH Arab Saudi sesuai standar protokol setempat, termasuk pemakaman di Tanah Suci. Selanjutnya, data kematian dicatat secara resmi dalam sistem, dan menjadi dasar klaim asuransi yang langsung dikirim ke ahli waris. Kami pastikan tidak ada hak yang terabaikan. Selain asuransi, ahli waris juga menerima sertifikat haji almarhum serta dokumen pendukung lainnya. Petugas kami baik yang di Arab Saudi, di Kanwil Kemenag maupun di Kabupaten/Kota  membantu komunikasi antara pemerintah dan keluarga jemaah agar proses berjalan lancar dan transparan."Pungkasnya. 

Kedatangan Kloter 56: Tantangan Layanan Lansia, dua orang wafat di Tanah Suci

Kloter 56 JKG menjadi salah satu rombongan terakhir yang tiba di Lampung, mendarat pada Minggu (6/7/2025) pukul 23.50 WIB dengan membawa 389 jemaah. Dua jemaah dari kloter ini, yakni Sufiun Salim Adam (84) dari Kabupaten Lampung Selatan dan Andi Alwi (75) dari Kabupaten Tanggamus, dilaporkan wafat di Tanah Suci.

Ketua Kloter 56, Rizky Anang Saleh, menjelaskan bahwa rombongan yang ia dampingi terdiri atas mayoritas jemaah lanjut usia. Dari total 389 jemaah, sebanyak 225 orang berusia di atas 60 tahun, dan 164 orang lainnya di bawah 60 tahun. Selain itu, 24 jemaah membutuhkan bantuan kursi roda.

“Ini menjadi tantangan tersendiri dalam pengawalan jemaah, karena kondisi fisik mereka tentu lebih rentan. Namun alhamdulillah, dengan kerja sama tim yang solid, semua proses berjalan lancar tanpa kendala berarti,” ujar Rizky.

Ia juga mengapresiasi peran tim kesehatan kloter dan pembimbing ibadah yang sigap dalam melayani kebutuhan jemaah, terutama yang berkebutuhan khusus.