Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Madrasah

Kobarkan Semangat Kebangsaan, Kontingen MAN 1 Lampung Selatan Semarakkan Pawai Obor HUT ke-81 RI

Senin, 17 Agustus 2026 MAN 1 Lampung Selatan Editor: Antonius Jemi
Kobarkan Semangat Kebangsaan, Kontingen MAN 1 Lampung Selatan Semarakkan Pawai Obor HUT ke-81 RI
MAN 1 Lampung Selatan
MAN 1 Lampung Selatan
Foto: Rustam Habibi, S.P.,M.Pd

Lampung Selatan, MAN 1 (Humas) — Suasana malam di Halaman Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lampung Selatan berubah menjadi lautan cahaya merah keemasan pada Minggu malam (16/8/2026). Ratusan obor bambu menyala terang menandai dimulainya Tradisi Taptu dan Pawai Obor dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Kegiatan yang sarat makna sejarah dan patriotisme ini dibuka secara resmi oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, S.T., M.B.A., didampingi Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, S.T., M.Pd. Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan dan anggota DPRD Lampung Selatan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan H. Ahmad Rifa'i, serta kepala instansi vertikal lainnya.

Pawai Obor tahun 2026 ini diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai elemen masyarakat, organisasi pemuda, ASN instansi daerah, hingga pelajar dari sekolah dan madrasah di seluruh wilayah Kabupaten Lampung Selatan.

Di antara deretan kontingen yang memadati arena, kehadiran rombongan MAN 1 Lampung Selatan menjadi salah satu perhatian utama. Dengan barisan yang rapi, disiplin, dan dipenuhi derap langkah penuh semangat, civitas akademika MAN 1 Lampung Selatan tampil menggelegar menyusuri rute pawai sambil mengobarkan nyala api kemerdekaan.

Keikutsertaan madrasah aliyah tertua di Kabupaten Lampung Selatan ini menunjukkan integrasi yang erat antara nilai-nilai keagamaan dan semangat kebangsaan yang terus dirawat di lingkungan madrasah.

Pawai Obor yang digelar setiap menjelang detik-detik Proklamasi 17 Agustus pada hakikatnya merupakan simbolisasi penerusan tradisi perjuangan bangsa. Nyala obor yang menembus kegelapan malam melambangkan cikal bakal semangat kemerdekaan yang dulu dikobarkan para pendiri bangsa di tengah himpitan penjajahan.

Kehadiran jajaran pimpinan daerah seperti Bupati Radityo Egi Pratama, Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, Kakankemenag Lampung Selatan Hi. Ahmad Rifa'i, serta pimpinan Forkopimda dalam satu panggung melambangkan sinergi birokrasi dan keagamaan yang solid. Keterlibatan aktif madrasah di bawah naungan Kementerian Agama mempertegas bahwa pendidikan Islam di Lampung Selatan memegang peranan pivotal dalam menjaga pilar Kebinekaan dan NKRI.

Bagi siswa MAN 1 Lampung Selatan, keterlibatan langsung dalam ajang publik ini membentuk civic engagement (keterikatan kewargaan) sejak dini. Melalui aksi berjalan bersama lintas sekolah dan elemen masyarakat, para siswa belajar memahami pentingnya persatuan di atas perbedaan. Nyala api obor yang dibawa bersama-sama merefleksikan nilai moderasi: saling menjaga, berjalan searah, dan memiliki tujuan yang sama demi kemajuan Indonesia.

Kehadiran kontingen MAN 1 Lampung Selatan yang tertib dan berwibawa di Halaman Pemda Lamsel memberikan pesan visual yang kuat kepada publik bahwa madrasah kini hadir secara modern, terbuka, dan sigap mengambil bagian dalam momentum kebangsaan skala kabupaten. Hal ini semakin mengokohkan reputasi MAN 1 Lampung Selatan sebagai lembaga pendidikan Islam pilihan yang melahirkan pelajar-pelajar berwawasan luas.

Kepala MAN 1 Lampung Selatan, Dr. Hj. Yayuk Dwi Wahyuni, S.Pd.I., M.Ag., menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas partisipasi aktif seluruh jajaran pendidik, tenaga kependidikan, serta para siswa yang terlibat dalam Pawai Obor malam tersebut.

"Keikutsertaan MAN 1 Lampung Selatan dalam Pawai Obor memperingati HUT ke-81 RI ini bukan sekadar pemenuhan partisipasi seremonial, melainkan wujud penanaman nilai-nilai karakter patriotisme dan cinta tanah air bagi para siswa. Nyala api obor yang diarak para siswa menggambarkan semangat perjuangan para pahlawan yang tidak boleh padam di hati generasi muda madrasah. Kami berkomitmen untuk terus mencetak generasi yang unggul secara intelektual, kokoh dalam spiritual, dan tangguh dalam nasionalisme," ujar Dr. Hj. Yayuk Dwi Wahyuni.

(R.Habibi)