Way Kanan, MTsN 2 (Humas) – Dalam upaya meningkatkan kedisiplinan dan prestasi siswa, Kepala MTsN 2 Way Kanan, Irawan, bersama Kyai Ronggo, pengurus Pondok Al-Anwar Pakuan Ratu, melaksanakan pembinaan khusus bagi para santri yang juga terdaftar sebagai siswa di MTsN 2 Way Kanan, pada Rabu (20/11/2024). Pembinaan yang berlangsung di ruang Kepala Madrasah ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya disiplin absensi serta manajemen waktu yang baik antara kegiatan di madrasah dan pondok.
Irawan dalam sambutannya menyampaikan bahwa kedisiplinan dalam kehadiran di sekolah merupakan kunci sukses bagi setiap siswa. “Kami berharap santri yang juga merupakan siswa MTsN 2 Way Kanan dapat menyeimbangkan antara kegiatan pendidikan di pondok dan di madrasah. Dengan disiplin yang baik, mereka akan lebih mudah mencapai tujuan pendidikan yang diinginkan,” ujarnya.
Kyai Ronggo, sebagai wali santri dan pengurus Pondok Al-Anwar, mengapresiasi langkah proaktif yang diambil oleh pihak madrasah dalam membantu santri mengatur jadwal mereka. Ia mengingatkan para santri akan pentingnya manajemen waktu agar dapat menjalankan kedua kewajiban mereka dengan baik tanpa saling mengorbankan. “Pondok dan madrasah harus berjalan selaras agar santri tidak hanya berkembang dalam hal ilmu agama, tetapi juga dalam aspek akademik di sekolah,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, para santri diberi kesempatan untuk berbagi pengalaman mengenai tantangan yang mereka hadapi dalam menjalani dua kewajiban tersebut. Beberapa santri mengungkapkan kesulitan dalam mengatur waktu karena padatnya jadwal kegiatan di pondok. Menanggapi hal tersebut, Irawan dan Kyai Ronggo sepakat untuk mencari solusi bersama agar masalah ini bisa diatasi tanpa mengurangi semangat belajar.
Pembinaan juga mencakup diskusi mengenai pentingnya kehadiran di kelas sebagai bagian dari tanggung jawab mereka sebagai pelajar. Irawan menegaskan bahwa setiap kehadiran siswa di sekolah berpengaruh pada kualitas pendidikan yang mereka terima. “Absensi yang baik akan membantu proses belajar mengajar berjalan efektif dan efisien, yang pada akhirnya berkontribusi pada kesuksesan mereka,” jelas Irawan.
Untuk mendukung kedisiplinan tersebut, pihak madrasah dan pondok sepakat untuk meningkatkan komunikasi, salah satunya dengan menciptakan sistem absensi yang lebih terintegrasi. Dengan sistem ini, baik pihak madrasah maupun pondok bisa memantau kehadiran santri secara transparan dan saling memberi informasi terkait kehadiran mereka di kedua lembaga pendidikan tersebut.
Pembinaan ini tidak hanya difokuskan pada masalah absensi, namun juga menekankan pentingnya karakter dan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari. Kyai Ronggo berpesan kepada santri untuk selalu menjaga niat baik dan berusaha memberikan yang terbaik dalam setiap tugas yang diemban, baik di pondok maupun di sekolah.
Melalui pembinaan ini, diharapkan para santri Pondok Al-Anwar Pakuan Ratu dapat lebih terorganisir dalam menjalani kegiatan mereka, sehingga mereka bisa berkembang baik di bidang akademik maupun agama, serta menjadi pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab dalam segala aspek kehidupan. (JN).