Way Kanan, MAN 1 (Humas). Sosok Watini, Wakil Kepala Bidang Kurikulum di MAN 1 Way Kanan, merupakan representasi nyata dari semangat Kartini masa kini dalam dunia pendidikan Islam. Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun pengabdian sebagai PNS, ia menjadi pilar penting dalam pengembangan kurikulum madrasah yang adaptif dan kontekstual. Peran strategisnya membuktikan bahwa perempuan tidak hanya dapat mengambil bagian, tetapi juga memimpin transformasi pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Sebagai pemimpin bidang kurikulum, Watini mendorong penerapan kurikulum merdeka yang disesuaikan dengan karakteristik madrasah. Ia mengintegrasikan pendekatan berbasis proyek dan literasi digital untuk meningkatkan kompetensi abad 21 pada siswa, tanpa mengabaikan akar spiritualitas Islam. Salah satu inisiatif unggulannya adalah program “Integrasi Nilai Islam dalam Pembelajaran STEM” yang telah mulai diterapkan di beberapa kelas unggulan.
Momen peringatan Hari Kartini di MAN 1 Way Kanan tahun ini menjadi ruang refleksi bagi seluruh civitas madrasah untuk meneladani nilai-nilai perjuangan Kartini dalam konteks kekinian. Kontribusi Watini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga pedagogis. Ia secara aktif membimbing guru dalam Merancang administrasi pembelajaran yang kolaboratif dan menyelenggarakan pelatihan internal untuk penguatan metode pembelajaran diferensiatif. Pendekatan ilmiah yang ia bawa menunjukkan sinergi antara teori pendidikan modern dan praktik pengajaran berbasis nilai. Dengan demikian, madrasah bukan sekadar lembaga keagamaan, tetapi pusat pembentukan karakter dan kecakapan hidup siswa.
Di tengah peringatan Hari Kartini, kiprah Watini menjadi simbol penting bahwa perjuangan perempuan dalam dunia pendidikan belum selesai. Melalui dedikasinya di MAN 1 Way Kanan, ia tidak hanya mendidik generasi penerus bangsa, tetapi juga membuktikan bahwa perempuan dapat menjadi arsitek utama dengan Menanamkan nilai keteladanan dalam membangun kualitas pendidikan madrasah yang unggul dan berdaya saing global. Semangatnya sejalan dengan visi madrasah sebagai pusat keunggulan pendidikan Islam modern—Madrasah Bermutu, Mendunia—yang tidak hanya mencetak insan cerdas, tetapi juga berkarakter dan mampu bersaing. (Joe)
Editor : Fadilah