Way Kanan, MTsN 2 (Humas) – Siswa-siswi MTsN 2 Way Kanan dari Kampus 2 (Satu Atap) berhasil menciptakan karya seni miniatur rumah yang unik dan menarik dalam pelajaran Prakarya. Kegiatan ini dirancang untuk melatih keterampilan siswa dalam merancang dan membuat karya seni menggunakan bahan sederhana seperti stik es krim. Hasil karya tersebut kemudian dipamerkan dengan bangga oleh para siswa dalam sesi foto bersama di madrasah, pada Sabtu (9/11/2024).
Para siswa menunjukkan hasil karya mereka yang bervariasi, mulai dari rumah tradisional hingga rumah modern, dengan detail yang mengesankan. Beberapa miniatur dilengkapi dengan pagar, jendela, dan pintu yang dapat dibuka, mencerminkan ketekunan dan kreativitas siswa dalam pengerjaannya. Foto yang diambil menggambarkan semangat dan kepuasan mereka setelah menyelesaikan proyek ini.
Guru Prakarya Kelas 7 dari Kampus 2 MTsN 2 Way Kanan, Nurul Wijayanti, menyampaikan bahwa proyek ini bertujuan untuk melatih keterampilan motorik halus siswa dan mengembangkan imajinasi mereka. “Membuat miniatur rumah bukan hanya mengasah kreativitas, tetapi juga melatih kesabaran dan kemampuan merancang. Saya bangga melihat hasil kerja keras siswa yang begitu luar biasa,” ujarnya.
Selama proses pembuatan miniatur rumah, para siswa diajarkan tentang tahapan perancangan, mulai dari menggambar sketsa hingga menyusun stik es krim satu per satu. Penggunaan bahan sederhana seperti stik es krim memberikan tantangan tersendiri, namun para siswa mampu mengatasinya dengan kreativitas dan dedikasi tinggi.
Antusiasme para siswa terlihat dari senyum bangga mereka saat memamerkan karya mereka. Salah seorang siswa, menuturkan bahwa awalnya ia merasa pembuatan miniatur ini cukup sulit, namun ia merasa senang setelah melihat hasil akhirnya. “Mengerjakan miniatur ini melatih ketelitian dan kesabaran saya. Saya belajar banyak hal baru dan sangat senang dengan hasil akhirnya,” ucapnya.
Kepala MTsN 2 Way Kanan, Irawan, menyampaikan rasa bangganya atas hasil karya siswa-siswi Kampus 2 ini. “Hasil karya mereka membuktikan bahwa dengan bimbingan yang tepat, siswa dapat menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus memotivasi siswa untuk mengembangkan bakat dan keterampilan mereka,” ungkapnya.
Proyek ini tidak hanya menekankan pada hasil akhir, tetapi juga pada proses belajar yang melibatkan kerja keras dan dedikasi. Melalui pelajaran Prakarya ini, siswa tidak hanya belajar membuat karya seni, tetapi juga belajar bekerja dalam tim, berbagi tanggung jawab, dan menghadapi tantangan bersama.
Kegiatan seperti ini diharapkan dapat memperkaya pengalaman belajar siswa dan menambah semangat mereka untuk mengikuti pelajaran Prakarya. “Kami ingin siswa merasakan bahwa belajar bisa menyenangkan dan bermanfaat secara langsung,” tambah Nurul.
Dengan proyek miniatur rumah ini, MTsN 2 Way Kanan telah menunjukkan bahwa pendidikan kreatif dapat melatih keterampilan praktis sekaligus membangun kepercayaan diri siswa. Siswa-siswi Kampus 2 kini memiliki pengalaman yang dapat dibanggakan dan menjadi motivasi untuk terus berkarya. (JN).