Way Kanan, KUA Buay Bahuga (Humas) - - Majelis Taklim Nurul Amal Kampung Suka Dana kembali menggelar kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan dengan tema “Pentingnya Lisan yang Terjaga,” Jumat (21/11/2025). Kegiatan ini disambut antusias oleh jamaah yang hadir untuk memperdalam wawasan keagamaan serta meningkatkan kualitas akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Penyuluh Agama Islam, Eko Suryanto,
menekankan bahwa lisan merupakan amanah yang harus dijaga dengan penuh
kesadaran. Menurutnya, ucapan seseorang mencerminkan kondisi hati dan kualitas
dirinya. “Ucapan kita mencerminkan isi hati kita. Jika lisannya baik,
insyaAllah hidupnya juga dipenuhi kebaikan,” ujarnya dalam penyampaian materi.
Dalam pemaparannya, Eko juga
menjelaskan bahaya ghibah, fitnah, serta ucapan yang dapat menyinggung dan
melukai perasaan orang lain. Jamaah didorong untuk memanfaatkan lisan pada
perkara bermanfaat, seperti memberi motivasi, memberikan nasihat dengan cara
yang lembut, serta memperbanyak dzikir dan perkataan baik. “Gunakan lisan untuk
menebar kedamaian, bukan menambah masalah,” tegasnya.
Suasana penyuluhan berlangsung
interaktif dengan diskusi ringan dan sesi tanya jawab. Para jamaah turut
berbagi pengalaman mengenai kesulitan menjaga lisan, terutama dalam kehidupan
sosial sehari-hari maupun aktivitas komunikasi di dunia digital. Hal ini
membuat kegiatan terasa relevan dengan dinamika masyarakat kekinian.
Melalui penyuluhan ini, Majelis Taklim Nurul Amal berharap pembinaan akhlak berbicara dapat semakin melekat dalam diri jamaah. Dengan lisan yang terjaga, diharapkan tercipta hubungan sosial yang lebih harmonis serta masyarakat Kampung Suka Dana yang penuh kedamaian dan saling menghormati. (Taufik/Afril/Fitria)
Editor: Fadilah