Way Kanan, MAN 1 (Humas). Menjelang momen perpisahan siswa kelas XII, MAN 1 Way Kanan mulai melaksanakan serangkaian latihan intensif sebagai bagian dari persiapan acara puncak yang akan digelar dalam waktu dekat. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara siswa dan guru dalam menciptakan perpisahan yang berkesan, edukatif, dan penuh nilai karakter.
Persiapan dimulai sejak awal April, melibatkan seluruh siswa kelas XII lintas jurusan yang tergabung dalam panitia, tim penampil, serta peserta wisuda tahfiz. Latihan dilaksanakan secara terstruktur setiap hari, dengan fokus pada penguatan kekompakan tim, serta gladi bersih untuk prosesi formal perpisahan.
Kepala MAN 1 Way Kanan, Ahmad Zazili menyampaikan bahwa proses persiapan ini tidak hanya bertujuan menyukseskan acara, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter. “Latihan ini adalah bagian dari pendidikan nonformal yang melatih tanggung jawab, kerja sama, dan kedisiplinan siswa. Ini penting sebagai bekal mereka di masa depan,” ungkap beliau.
Dari sudut pandang ilmiah, keterlibatan siswa dalam kegiatan organisasi dan event madrasah memiliki pengaruh positif terhadap perkembangan soft skill, seperti kepemimpinan, kemampuan komunikasi, serta problem solving. Hal ini sejalan dengan pendekatan pendidikan holistik yang diterapkan di madrasah, di mana aspek akademik dan nonakademik dibangun secara seimbang.
Antusiasme siswa sangat terlihat dalam setiap sesi latihan. Menurut Balqis, siswi kelas XII F1 yang tergabung dalam tim tari tradisional, latihan ini menjadi momen kebersamaan terakhir yang sangat berarti. “Kami ingin menampilkan yang terbaik, sekaligus mengabadikan kenangan manis selama tiga tahun di madrasah ini,” tuturnya.
Dengan semangat gotong royong dan bimbingan guru pembina, acara perpisahan kelas XII MAN 1 Way Kanan diharapkan dapat berjalan dengan lancar dan memberi kesan mendalam, sekaligus menjadi refleksi atas pencapaian dan perjalanan selama menempuh pendidikan di madrasah. (Joe)
Editor : Fadilah