Way Kanan, MAN 1 (Humas). Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Way Kanan, H. Masir Ibrahim bertindak sebagai pembina upacara pada pelaksanaan upacara bendera Senin pagi di MAN 1 Way Kanan. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda rutin pembinaan karakter peserta didik sekaligus evaluasi menyeluruh atas kedisiplinan dan peran upacara dalam ekosistem pendidikan formal. Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh guru, tenaga kependidikan, serta seluruh siswa sebagai bentuk komitmen terhadap nilai-nilai nasional dan religius.
Dalam amanatnya, Kepala Kantor Kemenag menekankan pentingnya pemahaman upacara bendera bukan hanya sebagai rutinitas seremonial, tetapi sebagai instrumen pendidikan karakter. Menurutnya, kewajiban mengikuti upacara memiliki fungsi strategis dalam membentuk kedisiplinan, ketertiban, serta rasa tanggung jawab peserta didik. Ia juga menyoroti bagaimana kegiatan tersebut mampu memperkuat identitas kebangsaan sekaligus menanamkan etos belajar yang berkelanjutan.
Lebih jauh, pelaksanaan upacara hari itu dijadikan momentum untuk melakukan evaluasi terhadap peran pendidik sebagai teladan dalam lingkungan madrasah. Kepala Kemenag menegaskan bahwa para guru tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga harus menjadi figur yang mencerminkan nilai-nilai integritas, disiplin, serta ketekunan. Evaluasi ini diharapkan mampu meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan, baik dalam aspek akademik maupun pembinaan karakter siswa.
Sebagai penutup amanat, Kepala Kantor Kemenag, Masir Ibrahim mengutip prinsip “Man jada wajada”, yang berarti siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil. Ia menegaskan bahwa prinsip ini relevan bagi seluruh peserta didik dalam mengenyam pendidikan, terutama di era kompetisi global. Semangat pantang menyerah dan kerja keras diyakini sebagai fondasi utama yang harus tertanam sejak dini agar siswa mampu mencapai prestasi optimal dan berperan aktif dalam pembangunan bangsa. (Joe)
Editor: Fadilah