Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Madrasah

Meneladani Sunah Nabi, MTsN 1 Way Kanan Rutinkan Salat Duha Bersama

Jumat, 21 Agustus 2026 MTsN 1 Way Kanan Editor: Anggithya
Meneladani Sunah Nabi, MTsN 1 Way Kanan Rutinkan Salat Duha Bersama
MTsN 1 Way Kanan
MTsN 1 Way Kanan
Foto: Kartono, S.Kom

Way Kanan MTsN 1 (Humas) Suasana Jumat pagi di MTsN 1 Way Kanan, Jumat (21/8/2026), terasa sejuk dan religius. Seluruh siswa bersama dewan guru mengikuti salat duha berjamaah sebagai bagian dari pembiasaan keagamaan sekaligus upaya meneladani perilaku Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan salat duha tersebut dipimpin oleh Ustaz Azharuni dan H. Al Fikri. Dengan penuh khusyuk, para siswa dan guru mengikuti rangkaian ibadah hingga selesai. Kebersamaan dalam pelaksanaan salat duha diharapkan mampu menumbuhkan suasana madrasah yang religius serta memperkuat kecintaan peserta didik terhadap ajaran Islam.

Kepala MTsN 1 Way Kanan Meliani menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kebiasaan-kebiasaan positif tersebut secara konsisten di lingkungan madrasah. Menurutnya, kegiatan keagamaan bukan hanya menjadi rutinitas ibadah, tetapi juga sarana membentuk karakter siswa agar memiliki sikap disiplin, religius, dan berakhlak mulia.

“Meneladani sunah Nabi Muhammad SAW merupakan hal yang sangat baik. Tentunya ini juga menjadi pembelajaran bagi siswa dan siswi agar terbiasa mengenal, mencintai, serta mengamalkan sunah-sunah Nabi dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Usai salat duha berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin secara bersama-sama. Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa, menciptakan suasana penuh ketenangan dan kekhusyukan sebelum para siswa melanjutkan aktivitas pembelajaran di madrasah.

Kegiatan Jumat pagi tersebut berlangsung lancar dan tertib. Melalui pembiasaan salat duha, membaca Al-Qur’an, dan berdoa bersama, MTsN 1 Way Kanan terus berupaya menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada peserta didik, sehingga pendidikan di madrasah tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak mulia (Khabib).