Way Kanan, KUA Kecamatan Pakuan Ratu (Humas) - - Suasana haru dan khidmat menyertai prosesi akad nikah pasangan Furna Wira Santosa dan Umila Saridi yang dilaksanakan di Kampung Gunung Waras. Pada momen sakral tersebut, Kepala KUA Kecamatan Pakuan Ratu, Eko Wahyudi, dipercaya menyampaikan khutbah nikah sekaligus memberikan pembinaan keagamaan bagi kedua mempelai. Kehadiran beliau menjadi penguat bahwa pernikahan adalah ikatan mulia yang menuntut keseriusan dan tanggung jawab besar. (Senin, 24/11/2025).
Dalam khutbahnya, Eko Wahyudi
menegaskan bahwa pernikahan bukan sekadar formalitas atau pengesahan status,
tetapi sebuah perjalanan panjang yang membutuhkan pondasi akhlak, kedewasaan,
dan komitmen.
“Pernikahan adalah bagian dari
ibadah. Agar ibadah itu sempurna, diperlukan akhlak yang mulia, saling
menghargai, serta kemauan untuk terus belajar memahami pasangan,” ungkapnya.
Ia mengingatkan bahwa setiap rumah
tangga akan menemui berbagai fase ujian. Karena itu, suami dan istri perlu
membangun komunikasi yang baik, menjaga perasaan satu sama lain, serta
menyelesaikan persoalan dengan kepala dingin. Komitmen untuk menjaga akhlak,
menurutnya, adalah kunci ketahanan keluarga.
Pada kesempatan tersebut, Eko
Wahyudi juga menekankan peran strategis suami dan istri sebagai mitra dalam
kebaikan. Keluarga sakinah hanya dapat terwujud melalui kerja sama yang
harmonis, pemahaman akan hak dan kewajiban, serta kesediaan untuk saling mendukung.
“Akhlak adalah cahaya dalam rumah
tangga. Ketika suami istri menjaga akhlaknya, mereka akan mudah saling
menasihati dalam kebaikan dan menahan diri dari hal yang merusak hubungan,”
tambahnya.
Nasihat tersebut disambut hangat
oleh keluarga kedua mempelai. Mereka menyampaikan rasa terima kasih dan
berharap pesan yang diberikan dapat menjadi pedoman berharga bagi kehidupan
baru Furna Wira Santosa dan Umila Saridi.
“Semoga petuah ini benar-benar
menjadi pegangan bagi anak-anak kami agar rumah tangganya penuh berkah dan
keharmonisan,” ungkap salah satu perwakilan keluarga.
Prosesi akad ditutup dengan
pembacaan doa oleh Kepala KUA Kecamatan Pakuan Ratu, memohon keberkahan,
ketenangan, dan kelanggengan bagi kedua mempelai. Momen sakral ini tidak hanya
memberi kesan mendalam bagi keluarga, tetapi juga menjadi pengingat bagi masyarakat
Kampung Gunung Waras tentang pentingnya membangun keluarga di atas akhlak serta
nilai-nilai agama.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, KUA Pakuan Ratu berharap semakin banyak keluarga yang tumbuh menjadi keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah di tengah masyarakat. (Tama/Bukhori/Dhany)
Editor: Fadilah