Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Madrasah

Menyambut Kembali Ruang Kelas: Semangat Baru Siswa MAN 1 Lampung Selatan Bertatap Muka Setelah Erupsi Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 MAN 1 Lampung Selatan Editor: Antonius Jemi
Menyambut Kembali Ruang Kelas: Semangat Baru Siswa MAN 1 Lampung Selatan Bertatap Muka Setelah Erupsi Anak Krakatau
MAN 1 Lampung Selatan
MAN 1 Lampung Selatan
Foto: Rustam Habibi, S.P.,M.Pd

LAMPUNG SELATAN, MAN 1 (HUMAS) — Setelah beberapa waktu harus mengalihkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara daring akibat paparan abu vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau, suasana hangat dan ceria kembali mewarnai lingkungan MAN 1 Lampung Selatan. Mulai hari ini, Jumat (11/9/2026), para siswa dan pendidik secara resmi kembali menyapa ruang kelas untuk melaksanakan pembelajaran secara tatap muka (offline).

Mengawali hari pertama kembali ke sekolah, seluruh elemen madrasah—mulai dari para siswa, guru, hingga staf tata usaha—bahu-membahu menggelar aksi gotong royong membersihkan sisa-sisa abu vulkanik yang sempat mengendap di area sekolah. Langkah ini diambil untuk memastikan lingkungan belajar tetap bersih, sehat, dan nyaman sebelum proses pengajaran dimulai.

Dengan sapu dan kain lap di tangan, para siswa tampak antusias membersihkan meja, kursi, jendela, serta lantai ruang kelas yang sempat berdebu. Kebersamaan tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk menjaga kebersihan fasilitas belajar, tetapi juga menjadi sarana mempererat kembali kehangatan interaksi antarsiswa setelah sekian lama berjarak oleh layar gawai.

Kepala MAN 1 Lampung Selatan menyampaikan bahwa keselamatan dan kenyamanan belajar murid adalah prioritas utama. Oleh karena itu, kegiatan pembersihan secara menyeluruh dilakukan terlebih dahulu sebelum jam pelajaran efektif dimulai.

Setelah seluruh sudut ruang kelas dipastikan bersih dan bebas dari abu, bel sekolah dibunyikan menandai dimulainya kembali KBM tatap muka. Rangkaian kegiatan belajar pun berlangsung lancar, diiringi antusiasme tinggi dari para siswa yang merindukan suasana diskusi langsung bersama guru dan teman-teman sekelasnya.

Kembalinya aktivitas sekolah secara langsung ini diharapkan dapat mengembalikan dinamika belajar yang optimal serta membangkitkan kembali semangat belajar para siswa pascabencana alam. (R. Habibi)