Mesuji, MTsN 1 (Humas) – MTsN 1 Mesuji mengibarkan Bendera Merah Putih setengah tiang pada Rabu (30/9/2026) sebagai bentuk penghormatan dan mengenang peristiwa sejarah bangsa menjelang peringatan Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober. Pengibaran bendera tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut arahan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung yang mengimbau seluruh satuan kerja dan masyarakat untuk melaksanakan pengibaran Bendera Merah Putih sesuai ketentuan dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila.
Kepala MTsN 1 Mesuji, M. Ali Imron, mengatakan pengibaran bendera setengah tiang merupakan bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuangan bangsa sekaligus momentum untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada seluruh warga madrasah.
“Pengibaran bendera setengah tiang ini merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan terhadap sejarah bangsa. Kami berharap momentum ini dapat menumbuhkan semangat nasionalisme serta memperkuat rasa persatuan dan kesatuan di lingkungan madrasah,” ujar M. Ali Imron.
Ia menambahkan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum bagi peserta didik untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. “Nilai-nilai Pancasila harus terus kita tanamkan kepada generasi muda. Tidak hanya dipahami, tetapi juga diwujudkan dalam sikap saling menghormati, menjaga persatuan, bergotong royong, dan bertanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat dan bangsa Indonesia,” katanya.
Sesuai ketentuan yang disampaikan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, pada Rabu, 30 September 2026, Bendera Merah Putih dikibarkan setengah tiang. Selanjutnya, pada Kamis, 1 Oktober 2026, bendera dikibarkan satu tiang penuh dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Melalui peringatan tersebut, MTsN 1 Mesuji mengajak seluruh warga madrasah untuk menjadikan Hari Kesaktian Pancasila sebagai momentum memperkuat persatuan, menumbuhkan semangat kebangsaan, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. (AWidadty)