Tanggamus, MTsN 1 (Humas) – Final kejuaraan sepak bola mini dalam rangka HUT Ke-79 PGRI Kecamatan Kotaagung di Lapangan Merdeka, Kotaagung, menjadi momen penting bagi tim MTsN 1 Tanggamus yang terdiri dari para pendidik dan tenaga kependidikan. Meski harus mengakui keunggulan SDN 2 Pasar Madang dengan skor tipis 1-5, tim ini berhasil meraih posisi juara kedua, sementara pemain andalan mereka, Sahlani, berhasil menyabet gelar top skor berkat performanya yang luar biasa sepanjang turnamen.
Pertandingan berlangsung ketat
sejak awal, dengan kedua tim memperlihatkan kemampuan serta kerja sama yang
solid. Dukungan dari rekan-rekan seprofesi yang hadir di Lapangan Merdeka
membuat suasana semakin semarak. “Pertandingan final ini sungguh luar biasa.
Seluruh tim sudah bermain dengan sangat baik dan menunjukkan semangat juang
yang tinggi,” ujar H. Ramdani, Kepala MTsN 1 Tanggamus, saat diwawancarai usai
pertandingan.
Ramdani juga mengungkapkan rasa
bangganya terhadap Sahlani yang berhasil menjadi pencetak gol terbanyak dalam
turnamen tersebut. “Sahlani adalah pendidik yang sangat berbakat dan memberikan
kontribusi besar bagi tim. Gelar top skor yang dia raih adalah hasil dari kerja
keras dan latihan yang konsisten,” katanya.
Sahlani sendiri menyampaikan
kebanggaannya atas pencapaian tim dan prestasi pribadinya. “Saya senang bisa
membantu tim sampai ke final dan meraih gelar top skor. Meskipun kami belum
bisa menjadi juara pertama, kami sudah berjuang semaksimal mungkin. Ini akan
menjadi motivasi bagi kami untuk terus berlatih dan tampil lebih baik di masa
mendatang,” ujarnya penuh semangat.
Kejuaraan ini tidak hanya menjadi
wadah kompetisi olahraga, tetapi juga momen untuk mempererat hubungan
antarpendidik di Kecamatan Kotaagung. “Melalui kegiatan ini, kami berharap
dapat memperkuat solidaritas dan kerja sama di antara sekolah-sekolah di
wilayah ini,” tambah Ramdani.
Semangat kompetisi dan persahabatan
yang terjalin di Lapangan Merdeka ini menjadi simbol kebersamaan dalam
peringatan HUT Ke-79 PGRI, dan diharapkan dapat terus menginspirasi tenaga
pendidik di Kecamatan Kotaagung. (In/ Mela Basyar)