Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Madrasah

MTsN 2 Tanggamus Gelar Peringatan Isra Mi’raj, Teguhkan Kewajiban sebagai Muslim

Selasa, 20 Januari 2026 MTsN 2 Tanggamus
MTsN 2 Tanggamus Gelar Peringatan Isra Mi’raj, Teguhkan Kewajiban sebagai Muslim
MTsN 2 Tanggamus
MTsN 2 Tanggamus

Tanggamus — MTsN 2 Tanggamus menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di halaman madrasah, Sabtu (17/01). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX, serta dewan guru dan staf Tata Usaha sebagai upaya menanamkan nilai keimanan dan ketakwaan kepada seluruh warga madrasah.

Peringatan Isra Mi’raj tersebut menghadirkan penceramah Ustaz Nur Rohim dari Sumberejo. Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme dari para peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.

Kepala MTsN 2 Tanggamus, H. Nurzaman, S.Ag., M.Pd.I, bersama Kepala Staf Tata Usaha, Munfatonah, S.Pd., M.M, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran pimpinan madrasah memberikan motivasi dan semangat tersendiri bagi siswa dalam mengikuti peringatan hari besar Islam ini.

Dalam sambutannya, H. Nurzaman menyampaikan bahwa peristiwa Isra Mi’raj mengandung banyak pelajaran penting bagi umat Islam, khususnya bagi peserta didik. Ia mengajak seluruh siswa menjadikan momentum ini sebagai sarana introspeksi diri dan meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan ibadah salat lima waktu sebagai kewajiban utama seorang Muslim.

“Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, kami berharap para siswa tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki keimanan yang kuat dan akhlak yang mulia. Nilai kejujuran, tanggung jawab, serta semangat beribadah harus terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Sementara itu, dalam ceramahnya, Ustaz Nur Rohim menjelaskan bahwa Isra Mi’raj merupakan peristiwa luar biasa yang dialami Nabi Muhammad SAW. Isra adalah perjalanan Nabi dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Palestina, sedangkan Mi’raj adalah perjalanan Nabi dari Masjidil Aqsa menuju Sidratul Muntaha untuk menerima perintah langsung dari Allah SWT.

“Hikmah terbesar dari peristiwa Isra Mi’raj adalah diturunkannya perintah salat lima waktu. Salat bukan hanya kewajiban, tetapi juga kebutuhan bagi setiap Muslim. Salat menjadi pembeda antara orang yang beriman dan orang yang lalai,” tutur Ustaz Nur Rohim. Ia juga mengajak para siswa untuk terus memperbaiki kualitas salat, baik dari segi ketepatan waktu, bacaan, maupun kekhusyukannya.

Melalui kegiatan peringatan Isra Mi’raj ini, MTsN 2 Tanggamus menegaskan komitmennya dalam membina karakter religius peserta didik agar tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. (Idef/Mela)