Tanggamus, MTsN 1 (Humas) – Suasana pagi yang cerah menambah kekhidmatan upacara bendera di MTsN 1 Tanggamus pada Senin (25/8/2025). Kegiatan rutin mingguan ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi, guru, dan tenaga kependidikan dengan penuh kedisiplinan.
Bertindak
sebagai pembina upacara adalah Ahmad Nastain, Wakil Kepala Madrasah bidang
Humas (Waka Humas). Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya semangat kehausan
akan ilmu bagi siswa-siswi madrasah.
“Kehausan
di atas menjadi bukti, jiwa keingintahuan siswa terhadap keilmuan Islam tinggi.
Dan pada wilayah ini pula, semangat siswa dalam mencari pengetahuan (kognitif)
patut ditiru,” tegasnya.
Lebih
lanjut, Ahmad Nastain mengutip salah satu nadhom khas pesantren dan madrasah
yang sarat makna: “Ala la, ta’allam fainnal ‘ilma zainun liahlihi, wafadlun
wa’inwanun likullil maharibi.” Dengan suara lantang, ia menafsirkan, “Belajarlah,
ilmu adalah perhiasan indah bagi pemiliknya, dan keutamaan baginya serta tanda
setiap hal yang terpuji.”
Menurutnya,
ilmu tidak boleh dipahami sebatas kumpulan pengetahuan semata. Lebih dari itu,
ilmu merupakan hiasan yang memperindah pribadi, penguat karakter terpuji,
sekaligus penuntun bagi manusia untuk menjadi insan seutuhnya. “Ilmu akan
mempercantik diri kalian, memperkuat akhlak, dan mengarahkan jalan hidup agar
lebih bermakna,” tambahnya.
Upacara
kali ini juga terasa istimewa karena petugas berasal dari siswa-siswi kelas IX
E binaan Parida. Dengan penuh tanggung jawab, mereka menjalankan tugas secara
disiplin sehingga jalannya upacara berlangsung tertib dan khidmat.
Kepala
MTsN 1 Tanggamus, H. Ramdani, memberikan apresiasi atas amanat yang disampaikan
Waka Humas.
“Pesannya sangat relevan. Siswa harus terus haus akan ilmu, menjadikan ilmu
sebagai hiasan sekaligus penuntun hidup. Itulah ciri khas pendidikan madrasah:
memadukan penguasaan ilmu dan pembentukan karakter Islami,” ungkapnya.
Melalui
kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa semakin termotivasi untuk menumbuhkan
semangat belajar, menjaga tradisi keilmuan Islam, serta mengamalkan ilmu yang
diperoleh sebagai bekal hidup di masa depan. (In/Mela Basyar)