Lampung Selatan, MTsN 1 (Humas) - Suasana haru, bangga, dan khidmat menyelimuti Lapangan Utama MTsN 1 Lampung Selatan pada Kamis, 21 Mei 2026. Ratusan siswa, orang tua wali, serta tamu undangan memadati area madrasah untuk menjadi saksi agenda besar tahunan: Pelepasan Siswa/i Kelas 9 sekaligus Wisuda Tahfidz. Kemegahan acara ini semakin sempurna dengan hadirnya tamu kehormatan, yakni Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lampung Selatan, yang turut memberikan apresiasi langsung atas capaian luar biasa madrasah ini.
Ketua Panitia Pelaksana, Riyan Hidayat, S.Pd., mengungkapkan bahwa penggabungan dua momen besar ini bukanlah sekadar untuk efisiensi waktu, melainkan membawa filosofi yang sangat kuat. "Ini adalah simbol integritas pendidikan di madrasah kita. Kami ingin menegaskan keseimbangan antara kecerdasan intelektual (Iptek) dan kekuatan spiritual (Imtaq). Lulusan MTsN 1 Lampung Selatan tidak hanya siap secara akademis untuk bersaing di jenjang berikutnya, tetapi mereka juga telah dibekali dengan benteng akhlak dan kecintaan terhadap Al-Qur'an. Cerdas otaknya, mulia hatinya," papar Riyan Hidayat.
Momen ini menjadi pembuktian nyata dari dedikasi panjang para siswa dan dewan guru. Pada tahun ini, MTsN 1 Lampung Selatan secara resmi melepas 256 siswa kelas 9. Yang tak kalah membanggakan adalah prosesi Wisuda Tahfidz yang mencetak 170 wisudawan. Prestasi ini tidak hanya didominasi oleh kelas akhir, melainkan merata di semua angkatan, dengan rincian: 110 siswa dari kelas IX, 28 siswa dari kelas VIII, dan 32 siswa dari kelas VII.
Menyulap lapangan utama menjadi panggung megah tentu menghadirkan dinamika luar biasa bagi panitia. Riyan menceritakan bahwa tantangan terbesar berkisar pada manajemen tata panggung untuk menampung ratusan orang dengan nyaman, antisipasi cuaca ekstrem di ruang terbuka, hingga koordinasi teknis rundown yang sangat padat. Namun, berkat soliditas dan kerja keras seluruh tim panitia, acara sakral ini berjalan tanpa hambatan berarti. Kehadiran Kepala Kemenag juga menjadi penawar lelah bagi panitia. "Kehadiran beliau adalah bentuk dukungan konkret dari instansi vertikal. Ini menegaskan bahwa proses syiar Al-Qur'an di madrasah kita berada di jalur yang tepat," tambah Riyan.
Melepas anak didiknya, Riyan Hidayat menitipkan pesan yang menggetarkan hati para alumni. Ia berpesan agar para siswa tidak pernah menanggalkan identitas sebagai santri madrasah. "Di mana pun kalian melanjutkan sekolah nanti baik di SMA, SMK, MA, maupun MAN tetap jagalah salat, jaga akhlak, dan rawatlah hafalan Al-Qur'an yang telah kalian raih dengan susah payah. Jadilah pionir kebaikan di lingkungan baru kalian," pesan Riyan, diiringi doa agar langkah para lulusan selalu diberkahi Allah SWT.
Senada dengan hal tersebut, Kepala MTsN 1 Lampung Selatan, Abdurahman, S.Ag., M.Pd.I., dalam sambutanya menyatakan rasa syukur dan harapan besar. "Hari ini adalah puncak kebanggaan kami. Kepada Bapak/Ibu wali murid, kami kembalikan putra-putri njenengan dengan bekal ilmu dan mahkota Al-Qur'an di dada mereka. Perjuangan menghafal Al-Qur'an tidak berhenti di panggung wisuda ini; justru ujian sebenarnya adalah bagaimana menjaganya di luar sana. Madrasah ini akan selalu menjadi rumah yang terbuka bagi kalian. Teruslah kepakkan sayap prestasi, dan jadilah generasi kebanggaan agama, nusa, dan bangsa," tutup Abdurahman dengan haru. (Andri)