Way Kanan, KUA Negara Batin (Humas) - - Penyuluh Agama Islam KUA Negara Batin, Yusuf Sudarto, kembali memberikan Bimbingan Perkawinan bagi calon pengantin (catin) sebagai wujud komitmen dalam membina generasi keluarga yang siap secara lahir dan batin. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 19 November 2025, ini menjadi sarana penting bagi para catin untuk memahami hakikat pernikahan dan tanggung jawab yang menyertainya.
Dalam penyampaiannya, Yusuf Sudarto
menegaskan bahwa pernikahan bukan hanya penyatuan dua individu, tetapi juga
penyatuan tanggung jawab, visi hidup, serta nilai-nilai moral dan spiritual
yang akan menjadi fondasi keluarga.
“Menikah itu bukan sekadar ijab
kabul di depan penghulu. Ada perjalanan panjang setelah itu yang harus
dipersiapkan dengan ilmu dan kedewasaan. Bimbingan seperti ini adalah bekal
agar kalian mampu menghadapi dinamika rumah tangga dengan bijak,” ujarnya.
Pada sesi materi, Yusuf menguraikan
pentingnya: Kesiapan mental, emosional, dan spiritual sebelum membina rumah
tangga Pemahaman hak dan kewajiban suami-istri dalam Islam Komunikasi efektif
sebagai kunci keharmonisan Manajemen konflik agar perbedaan tidak menjadi
sumber pertengkaran
Ia menekankan bahwa hubungan
suami-istri hanya dapat tumbuh jika kedua belah pihak berperan aktif, saling
mendukung, dan saling memahami.
“Komunikasi adalah jembatan yang
menyelamatkan banyak rumah tangga. Masalah kecil akan menjadi besar jika
dipendam. Bicarakan dengan hati yang jernih,” tegasnya.
Tak hanya aspek psikologis, ia juga
menyoroti pentingnya penguatan spiritual dalam keluarga, seperti membiasakan
ibadah bersama, saling mendoakan, dan menghidupkan rumah dengan dzikir serta
Al-Qur’an.
“Rumah yang jarang digunakan untuk
bermunajat akan mudah rapuh. Jadikan rumah kalian tempat tumbuhnya keberkahan
dan ketenangan,” tutup Yusuf Sudarto.
Melalui bimbingan ini, diharapkan para calon pengantin dapat memasuki gerbang pernikahan dengan pemahaman yang matang serta kesiapan menjalani kehidupan rumah tangga menuju keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah. (Nining/Bukhori/Dhany)