Lampung Barat, MTsN 1 (Humas) - - Keluarga besar Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Lampung Barat melaksanakan salat istisqa sebagai ikhtiar spiritual memohon turunnya hujan kepada Allah SWT. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di lapangan utama madrasah dan diikuti oleh seluruh stakeholder MTsN 1 Lampung Barat, Sabtu, 12 September 2026.
Salat istisqa dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan atas kondisi musim kemarau yang berdampak pada ketersediaan air di lingkungan masyarakat. Melalui kegiatan ini, keluarga besar madrasah tidak hanya memanjatkan doa, tetapi juga mengajak seluruh warga madrasah untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Pelaksanaan salat istisqa diikuti oleh seluruh unsur stakeholder madrasah, mulai dari kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, hingga seluruh peserta didik. Kebersamaan tersebut mencerminkan komitmen MTsN 1 Lampung Barat dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan dan kepedulian terhadap kondisi lingkungan.
Bertindak sebagai imam sekaligus khatib dalam pelaksanaan salat istisqa, Ustadz Ruli Rahmadani yang juga merupakan salah satu staf Tata Usaha MTsN 1 Lampung Barat. Dengan penuh khidmat, seluruh jamaah mengikuti rangkaian ibadah mulai dari pelaksanaan salat hingga penyampaian khutbah istisqa.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala MTsN 1 Lampung Barat Desi Arisandi, yang diwakili oleh Koordinator Keagamaan Amran Fauzi, menyampaikan bahwa pelaksanaan salat istisqa memiliki makna penting bagi kehidupan warga madrasah. Kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan sekaligus memberikan pengalaman keagamaan kepada peserta didik.
“Salat istisqa ini dilaksanakan selain untuk meminta diturunkannya hujan, juga untuk memperkenalkan kepada seluruh peserta didik bahwa masih banyak salat-salat sunnah yang mungkin baru mereka ketahui,” ujar Amran Fauzi.
Menurutnya, madrasah tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam memberikan pendidikan akademik, tetapi juga berperan penting dalam membentuk karakter dan pemahaman keagamaan peserta didik. Oleh karena itu, kegiatan keagamaan seperti salat istisqa diharapkan dapat menjadi pembelajaran langsung yang bermakna.
Rangkaian kegiatan diawali dan diakhiri dengan lantunan selawat kepada Baginda Rasulullah SAW. Suasana religius semakin terasa ketika seluruh peserta mengikuti selawat dengan penuh kekhusyukan sebelum kemudian melaksanakan salat istisqa secara berjamaah.
Dalam khutbahnya, Ustadz Ruli Rahmadani mengajak seluruh stakeholder madrasah untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Ia mengingatkan bahwa segala nikmat yang diberikan, termasuk nikmat air dan kesehatan, merupakan anugerah yang patut disyukuri oleh setiap manusia.
“Kita harus tetap bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan Allah SWT, karena sesungguhnya setiap nikmat yang kita terima merupakan bentuk kasih sayang dan kebesaran-Nya,” tutur Ruli Rahmadani dalam khutbahnya.
Selain mengingatkan pentingnya bersyukur, Ruli juga menyampaikan bahwa kondisi kemarau hendaknya menjadi momentum bagi umat Islam untuk melakukan introspeksi diri dan memperbanyak doa serta amal kebajikan. Ia mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa memohon ampunan dan pertolongan Allah SWT.
“Melalui salat istisqa ini, mari kita bersama-sama memohon ampunan dan rahmat Allah SWT, semoga hujan segera diturunkan untuk memberikan manfaat bagi seluruh makhluk hidup,” lanjutnya.
Doa-doa dipanjatkan dengan penuh harap agar Allah SWT menurunkan hujan yang membawa keberkahan bagi masyarakat, menghidupkan kembali lahan pertanian, memenuhi kebutuhan air, serta menjaga kelangsungan kehidupan seluruh makhluk ciptaan-Nya.
Salah satu peserta didik MTsN 1 Lampung Barat Nadine Al Izyan, yang juga merupakan Koordinator Bidang Keagamaan OSIM, mengungkapkan rasa syukurnya dapat mengikuti kegiatan salat istisqa bersama seluruh keluarga besar madrasah.
“Hari ini kami memohon rida kepada Allah SWT agar diturunkannya hujan. Semoga doa yang kami panjatkan bersama dapat dikabulkan dan membawa keberkahan bagi semua,” ungkap Nadine.
Ia juga menyampaikan harapannya agar musim kemarau segera berakhir sehingga alam kembali hijau dan kehidupan masyarakat dapat berjalan dengan baik.
“Ya Tuhan, sudahi musim kemarau-Mu, turunkan hujan guna menghijaukan kembali dunia kami, menghidupkan kembali ternak dan sungai kami, serta aliri persawahan dan sungai kami,” harapnya.
Kegiatan salat istisqa di MTsN 1 Lampung Barat menjadi salah satu bentuk implementasi pendidikan karakter religius yang melibatkan seluruh warga madrasah. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik diharapkan tidak hanya memahami tata cara ibadah sunnah, tetapi juga mampu menumbuhkan rasa syukur, kepedulian lingkungan, dan ketawakalan kepada Allah SWT.
Dengan terlaksananya salat istisqa ini, keluarga besar MTsN 1 Lampung Barat berharap musim kemarau segera berakhir dan hujan yang dinantikan dapat turun dengan membawa rahmat serta keberkahan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa ikhtiar, doa, dan rasa syukur merupakan bagian penting dalam menjalani kehidupan sebagai umat yang beriman.( Betrik)