Lampung (Humas) — Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Yan Maradonna didampingi Ketua Tim Peningkatan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan Bidang Pendidikan Madrasah Roswidan memantau pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kabupaten Lampung Selatan, Senin (7/9/2026) di MTs Negeri 1 Lampung Selatan.
Pemantauan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan OMI berjalan tertib, lancar, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Dalam kunjungannya, Yan meninjau pelaksanaan kompetisi sekaligus melihat langsung aktivitas peserta dan panitia.
Yan mengatakan, OMI tidak semata-mata menjadi ajang untuk mencari siswa berprestasi, tetapi juga menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun karakter melalui kompetisi yang sehat.
"Yang paling penting dalam sebuah kompetisi bukan hanya hasil akhir, tetapi bagaimana proses itu dijalani dengan sportivitas dan integritas," ujar Yan.
Menurut dia, peserta perlu menjadikan OMI sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus belajar menghargai proses, lawan, dan aturan yang berlaku.
Ia juga mengapresiasi antusiasme peserta dan kesiapan panitia dalam menyelenggarakan OMI tingkat Kabupaten Lampung Selatan.
"Anak-anak harus berani menunjukkan kemampuan terbaiknya. Namun, tetap menjunjung tinggi kejujuran, disiplin, dan sportivitas," katanya.
Yan berharap pelaksanaan OMI dapat memberikan pengalaman positif bagi peserta didik serta mendorong lahirnya generasi madrasah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat.
Ia menambahkan, prestasi yang diraih melalui proses yang jujur akan memiliki nilai lebih bagi peserta didik. Karena itu, seluruh pihak yang terlibat diminta menjaga integritas selama pelaksanaan kompetisi.
"Semoga dari OMI ini lahir siswa-siswa terbaik yang mampu membawa nama baik madrasah dan Provinsi Lampung. Tetapi yang tidak kalah penting, mereka tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter dan berintegritas," ujar Yan.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan Ahmad Rifa'i dalam laporannya menyampaikan bahwa OMI tingkat Kabupaten Lampung Selatan diikuti 830 peserta dari jenjang MI, MTs, dan MA.
"Peserta OMI tingkat Kabupaten Lampung Selatan terdiri atas 256 peserta jenjang MI, 322 peserta jenjang MTs, dan 252 peserta jenjang MA," ujar Rifa'i.
Menurut Rifa’i, keikutsertaan ratusan peserta tersebut menunjukkan antusiasme madrasah dalam mengikuti OMI sekaligus menjadi bagian dari upaya memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi dan prestasi.
Pelaksanaan OMI tingkat Kabupaten Lampung Selatan menjadi bagian dari rangkaian kompetisi untuk menjaring peserta didik berprestasi dari jenjang MI, MTs, dan MA. Peserta yang meraih hasil terbaik berpeluang melanjutkan kompetisi ke tahapan berikutnya. (Humas)