Lampung Selatan, MTsN 1 (Humas) – Merespons paparan abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) yang menyelimuti lingkungan sekolah, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Lampung Selatan bergerak cepat melakukan aksi bersih-bersih berskala besar. Kegiatan tanggap darurat ini berlangsung selama dua hari, mulai dari Rabu hingga Kamis (9–10 September 2026).
Langkah cepat ini merupakan tindak lanjut dari edaran resmi yang menginstruksikan seluruh Kepala Madrasah agar memastikan lingkungan sekolah dalam kondisi bersih, aman, dan nyaman sebelum Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka kembali digelar pada Jumat, 11 September 2026. Pada hari pertama, Rabu (9/9/2026), proses pembersihan dilakukan secara mandiri oleh dewan guru dan tenaga kependidikan. Sementara para peserta didik masih menerapkan sistem Belajar Dari Rumah (BDR), para pendidik berjibaku membersihkan sisa abu vulkanik di seluruh area madrasah.
Untuk memastikan pembersihan berjalan efektif dan menyeluruh, pihak madrasah membagi tim secara terstruktur. Setiap ruang kelas (mulai dari kelas VII A hingga IX B) ditangani oleh tim khusus yang terdiri dari tiga orang, dengan formasi ideal dua pegawai perempuan dan satu pegawai laki-laki. Area yang dibersihkan meliputi ruang kelas, teras, halaman, hingga fasilitas umum lainnya.
Tidak cukup hanya dengan sapuan manual, sisa-sisa abu vulkanik berukuran mikro yang menempel di atap, pepohonan, dan sudut-sudut lapangan membutuhkan penanganan ekstra. Oleh karena itu, pada hari kedua, Kamis (10/9/2026), MTsN 1 Lampung Selatan berkolaborasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Lampung Selatan. Satu unit armada mobil Damkar diterjunkan langsung untuk melakukan penyemprotan dan penyiraman total ke seluruh penjuru madrasah. Guyuran air bertekanan tinggi ini terbukti ampuh meluruhkan sisa abu vulkanik secara tuntas, menjadikan udara kembali segar dan lingkungan aman untuk dihirup.
Melihat lingkungan madrasah yang kini telah kembali asri dan bebas dari paparan abu vulkanik, Kepala MTsN 1 Lampung Selatan, Rahmi Zulyana, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat. "Kesehatan dan keselamatan peserta didik adalah prioritas mutlak kami. Saya sangat terharu dan bangga melihat dedikasi luar biasa dari jajaran dewan guru dan staf yang bersedia turun tangan bergotong royong membersihkan kelas, agar hari ini anak-anak kita bisa kembali belajar tatap muka dengan aman dan nyaman. Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran Damkar Kabupaten Lampung Selatan atas bantuan penyiraman totalnya. Alhamdulillah, berkat sinergi yang hebat ini, MTsN 1 Lampung Selatan kini kembali bersih, sehat, dan siap mencetak prestasi tanpa perlu khawatir dengan ancaman sisa abu vulkanik," tegas Rahmi Zulyana. (Andri)