Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Provinsi

Pegiat Literasi Lampung Raih Penghargaan Dalam Kompetisi Kepustakaan Islam Award (KIA) Tahun 2024

Minggu, 24 November 2024 Humas Kanwil
Pegiat Literasi Lampung Raih Penghargaan Dalam Kompetisi  Kepustakaan Islam Award (KIA) Tahun 2024
Humas Kanwil
Humas Kanwil

Lampung, Kemenag (Humas) – Pegiat Literasi Lampung Mintarsih dari komunitas Taman Baca Mas Ramongga Lampung Tengah berhasil menembus babak Grand Final dalam Event Kompetisi Kepustakaan Islam Award (KIA) 2024 Kementerian Agama RI. Penghargaan masuk sebagai finalis Tiga besar diterima dalam acara puncak ajang bergengsi tersebut pada hari Sabtu (23/11/2024) yang diselenggarakan di Hotel Novotel Jl. Gajah Mada, Jakarta.

Kepustakaan Islam Award 2024 adalah kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kementerian Agama RI yang bertujuan untuk menciptakan perubahan positif dalam usaha meningkatkan minat baca dan literasi masyarakat terhadap literatur keagamaan Islam.

 “Penghargaan ini di latarbelakangi oleh keinginan kuat Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama untuk membantu memajukan literasi Islam di Indonesia, khususnya di kalangan praktisi kepustakaan, pegiat literasi dan penulis yang berperan dalam pengembangan kepustakaan Islam,” ujar Dirjen Bimas Islam Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, MA, Sabtu (23/11/2024).

 Kategori yang dilombakan pada event Kepustakaan Islam Award ini berjumlah 4 kategori, yaitu, Kategori Penulis ASN Kemenag, Kategori Penulis Masyarakat, Pegiat Literasi, dan Perpustakaan masjid. Menurut Laporan Panitia, kegiatan kompetisi ini diikuti kurang lebih 425 peserta berasal dari berbagai latar belakang dan lembaga di seluruh Indonesia.

 Salah satu peserta tersebut adalah Mintarsih dari Lampung yang berhasil masuk sampai Grand Final dalam kategori Pegiat Literasi. Ia tampil menyampaikan materi tentang profil Taman Baca Mas Ramongga dengan tema ‘Bermain dan Belajar, Belajar dan Bermain, Save Dunia Anak”. Memperebutan peringkat terbaik, dan bersaing dengan pegiat literasi dari provinsi lain yaitu Abdul Karim dari TBM Aksara Community Manokwari Selatan (Papua Barat) dan Aip Rochadi dari TBM Kampung Literasi Pekijing (Banten).

Ibu Mintarsih sendiri adalah seorang Ibu rumah tangga yang merintis kegiatan literasi di lingkungannya, Kampung Kecubung, Kecamatan, Terbanggi Besar, Lampung Tengah. Ia berjuang merintis komunitas taman baca sejak tahun 2018, dengan segala keterbatasan menggunakan emperan rumah dan ruang-ruang sederhana di rumahnya.

Diantara program kegiatannya yang unik adalah, Program Obrok Pustaka, dengan membawa obrok, tas ransel berisi buku, permainan eduktif, terpal, meja kecil, ke sebuah gang atau desa yang berada agak jauh di titik nol lokasi Taman Baca agar kiranya anak-anak di lokasi lain dapat menikmati akses membaca buku serta membawa buku saat ada agenda lomba di luar Taman Baca.

Selain itu ada Program Kantin Kejujuran, dimana pembeli  mengambil dan uang dimasukkan dalam wadah yang disiapkan untuk melatih kejujuran sedari dini. Kegiatan latihan menari, melestarikan seni budaya, Kegiatan Bimbel akademis kerjasama dengan volunter, Tadarusan dan Pembekalan Ramadhan setiap bulan Ramadhan tiba, Kolaborasi dengan Forum Pelajar Lampung, serta berbagai kegiatan lainnya.

Selain sebagai pengelola Taman Baca, Mintarsih juga aktif berkiprah dalam kegiatan Majelis Ta’lim di lingkungan tempat tinggalnya sebagai ketua pengajian dan ketua pengajian Gabungan Kampung Terbanggi Besar. Dan juga menjadi Ketua Lasqi Kesenian Qosidah Indonesia Kecamatan Terbanggi Besar.

Hingga tahun 2024 Komintas Taman Baca Mas Ramongga telah menerima berbagai apresiasi dan penghargaan. Dengan mottonya, ‘BERJUANG TANPA TAPI !!!’, Semoga keberadaan Taman Baca Mas Ramongga terus membawa dampak positif dan bermanfaat untuk Masyarakat. Terus berinovasi, berkreasi, berkibar dan mengepakkan sayap untuk membahagiakan masa depan. (Hamdun/Aziz)