Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Madrasah

Pembagian Rapor Di MAN 1 Way Kanan Perkuat Sinergi Madrasah Dan Orang Tua

Kamis, 18 Juni 2026 MAN 1 Way Kanan Editor: Anggithya
Pembagian Rapor Di MAN 1 Way Kanan Perkuat Sinergi Madrasah Dan Orang Tua
MAN 1 Way Kanan
MAN 1 Way Kanan
Foto: JoniskA

Way Kanan, MAN 1 (Humas) --- Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Way Kanan melaksanakan pembagian rapor bagi siswa kelas X dan XI pada Kamis (18/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari tahapan evaluasi akhir semester yang bertujuan menyampaikan hasil capaian belajar peserta didik kepada orang tua dan siswa secara transparan. Pembagian rapor dilaksanakan melalui wali kelas dengan tetap mengedepankan ketertiban dan kelancaran administrasi akademik.

Rapor yang dibagikan memuat informasi komprehensif mengenai perkembangan peserta didik selama satu semester, meliputi capaian akademik, sikap, keterampilan, serta tingkat kehadiran siswa. Data tersebut merupakan hasil akumulasi penilaian yang dilakukan oleh guru mata pelajaran sesuai dengan standar penilaian yang berlaku di lingkungan madrasah. Dengan adanya rapor, orang tua dapat mengetahui tingkat perkembangan belajar anak dan memberikan dukungan yang diperlukan pada semester berikutnya.

Wakil Kepala Bidang Kurikulum MAN 1 Way Kanan, Watini, menjelaskan bahwa pembagian rapor tidak hanya menjadi sarana penyampaian nilai, tetapi juga sebagai bentuk komunikasi antara madrasah dan orang tua dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan. Menurutnya, hasil evaluasi yang tertuang dalam rapor dapat menjadi bahan refleksi bagi siswa untuk mempertahankan prestasi maupun memperbaiki aspek yang masih perlu ditingkatkan.

“Rapor merupakan gambaran capaian belajar peserta didik selama satu semester. Kami berharap siswa dapat menjadikan hasil yang diperoleh sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kompetensi akademik maupun karakter. Sinergi antara madrasah, siswa, dan orang tua sangat penting dalam menciptakan proses pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan,” ujar Watini. (JoniskA)