Way Kanan, MAN 1 (Humas). Suasana berbeda terlihat di lingkungan MAN 1 Way Kanan saat kelas tahfiz melaksanakan kegiatan belajar menghafal Al-Qur'an di bawah rindangnya pepohonan. Kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan pembelajaran berbasis alam yang mulai diterapkan oleh madrasah untuk menciptakan suasana yang tenang dan kondusif bagi para siswa penghafal Al-Qur’an.
Pembelajaran tahfiz yang dilakukan di luar ruang kelas ini bertujuan untuk meningkatkan konsentrasi dan kenyamanan siswa, sekaligus memberikan pengalaman belajar yang lebih menyatu dengan alam. Menurut para guru pembimbing, suasana alami membantu mengurangi stres dan kejenuhan yang sering muncul dalam kegiatan menghafal intensif. Suara angin dan kicauan burung justru menjadi latar yang menenangkan dan memperkuat fokus siswa.
Parmidi salah satu pembina tahfiz, menjelaskan bahwa metode ini telah diterapkan secara berkala sejak awal tahun ajaran. “Kami ingin membentuk suasana belajar yang tidak monoton. Belajar di bawah pohon ini membuat anak-anak lebih rileks dan hafalannya lebih kuat,” tuturnya. Para siswa pun terlihat antusias dan lebih semangat mengikuti kegiatan tahfiz harian.
Inisiatif ini menjadi bagian dari inovasi pendidikan karakter dan spiritual di MAN 1 Way Kanan, yang mengintegrasikan nilai-nilai religius dengan pendekatan ekopedagogik. Dengan memanfaatkan lingkungan sekitar secara optimal, madrasah ini berupaya menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur'an sekaligus kepedulian terhadap alam. Diharapkan pendekatan ini dapat memperkuat hasil hafalan sekaligus membentuk generasi yang religius dan ramah lingkungan. (Joe)
Editor : Fadilah