Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Madrasah

Pembiasaan Literasi Pagi sebagai Intervensi Edukatif Awal untuk Meningkatkan Kesiapan Kognitif Peserta Didik

Rabu, 21 Januari 2026 MAN 1 Way Kanan
Pembiasaan Literasi Pagi sebagai Intervensi Edukatif Awal untuk Meningkatkan Kesiapan Kognitif Peserta Didik
MAN 1 Way Kanan
MAN 1 Way Kanan

Way Kanan, MAN 1 (Humas) --- MAN 1 Way Kanan melaksanakan kegiatan pembiasaan literasi pagi sebelum Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pada Rabu, 21 Januari 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Gerakan Literasi Madrasah yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca, menulis, serta berpikir kritis peserta didik. Literasi pagi dilaksanakan secara rutin sebelum jam pelajaran dimulai dengan melibatkan seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan di lingkungan madrasah.

Secara teknis, kegiatan literasi pagi dilakukan selama 15–20 menit dengan berbagai aktivitas, seperti membaca buku nonpelajaran, Al-Qur’an, artikel ilmiah populer, maupun teks bermuatan nilai karakter. Pendekatan ini dirancang berdasarkan prinsip pembiasaan (habituation) dalam pendidikan, yang menekankan konsistensi dan keberlanjutan agar literasi menjadi budaya akademik, bukan sekadar kegiatan insidental. Hasil pengamatan awal menunjukkan meningkatnya ketenangan kelas dan kesiapan mental siswa sebelum mengikuti KBM.

Dari perspektif pedagogis, pembiasaan literasi pagi memiliki kontribusi signifikan terhadap peningkatan konsentrasi belajar dan kemampuan kognitif siswa. Kegiatan ini juga mendukung penguatan Profil Pelajar Pancasila dan nilai-nilai moderasi beragama, sejalan dengan visi madrasah sebagai lembaga pendidikan yang unggul dalam prestasi dan berkarakter. Lingkungan belajar yang kondusif terbentuk melalui interaksi positif antara siswa dan sumber bacaan yang relevan.

Kepala MAN 1 Way Kanan, Ahmad Zazili, menyampaikan bahwa literasi pagi merupakan investasi jangka panjang dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia. “Pembiasaan literasi pagi bukan hanya untuk meningkatkan kemampuan membaca, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, dan pola pikir ilmiah peserta didik. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi budaya akademik yang mengakar dan berdampak nyata pada kualitas pembelajaran di MAN 1 Way Kanan,” ujarnya. (Humas)

Penulis :  Joe

Editor  :  Anggithya