Way Kanan, MIN 4 (Humas) - - Suasana semangat dan kekeluargaan tampak jelas di halaman depan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Way Kanan pada Rabu pagi, 30 Juli 2025. Para pendidik dan tenaga kependidikan menyambut para siswa dengan senyum hangat, jabat tangan, dan ucapan motivasi di gerbang madrasah. Kegiatan penyambutan ini merupakan bagian dari budaya positif sekolah yang bertujuan membangun lingkungan pembelajaran yang ramah, aman, dan menyenangkan mulai pagi masuk sekolah.
Guru
MIN 4 Way Kanan, Mahmudi, menyampaikan bahwa penyambutan ini bukan hanya bentuk
penghormatan kepada siswa, tetapi juga sebagai langkah awal membentuk karakter
dan kedisiplinan. “Kami ingin menanamkan nilai-nilai adab dan sopan santun
sejak siswa memasuki lingkungan madrasah. Ini adalah bagian dari pendidikan
karakter berbasis nilai-nilai keislaman,” ujarnya di sela menjabat tangan para
siswa.
Penyambutan
siswa di gerbang sekolah telah terbukti memiliki dampak positif terhadap
psikologi siswa. Penelitian dalam bidang pendidikan menunjukkan bahwa interaksi
awal yang positif antara guru dan siswa dapat meningkatkan rasa aman,
keterikatan emosional dengan sekolah, serta kesiapan belajar. MIN 4 Way Kanan
menerapkan pendekatan ini sebagai strategi untuk meningkatkan motivasi dan
prestasi siswa secara berkelanjutan.
Para
siswa pun menyambut kegiatan ini dengan antusias. Mereka merasa lebih dihargai
dan termotivasi untuk memulai hari belajar dengan semangat baru. Salah satu
siswa kelas V, Aqilla, mengaku senang disambut langsung oleh guru-guru.
“Rasanya sangat senang ketika melihat para guru berjejer rapi menyamput
kedatangan kita(siswa) seperti dihargai dan dianggap penting. Jadi makin
semangat belajarnya,” ujarnya. Kegiatan penyambutan ini direncanakan akan
menjadi agenda rutin setiap pagi sebagai bagian dari gerakan madrasah ramah
anak.
Dengan demikian, penyambutan siswa di gerbang sekolah bukan hanya sekedar kegiatan seremonial, tetapi juga memiliki dampak positif yang signifikan dalam membentuk karakter siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik. (Erma/Fitria)
Editor : Fadilah