Way Kanan, MTsN 2 (Humas). Dalam upaya mendukung gerakan ramah lingkungan,
Nurfadillah dan Rohana, pengelola kantin MTsN 2 Way Kanan, berkomitmen untuk
meminimalisir penggunaan bahan plastik dalam operasional kantin mereka. Langkah
ini diambil sebagai bagian dari upaya sekolah untuk mengurangi jumlah sampah
plastik yang dihasilkan, serta mendukung program lingkungan hidup yang
dicanangkan oleh sekolah, Kamis (14/8/24).
Nurfadillah, salah satu pengelola kantin, menjelaskan bahwa mereka telah
mulai menggantikan plastik dengan bahan alternatif yang lebih ramah lingkungan.
“Kami sudah mulai menggunakan bungkus makanan dari kertas dan bahan-bahan alami
lainnya. Selain itu, kami juga mendorong siswa dan guru untuk membawa wadah
makan dan minum sendiri dari rumah,” ungkapnya. Menurutnya, langkah ini tidak
hanya mengurangi sampah plastik tetapi juga mengajarkan kesadaran lingkungan
kepada seluruh warga sekolah.
Rohana menambahkan bahwa kebijakan ini mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah dan disambut positif oleh para siswa dan guru. “Kami senang melihat banyak siswa yang mulai terbiasa membawa tempat makan sendiri. Ini menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan sudah mulai tumbuh di kalangan mereka,” ujarnya.
Rohana juga menegaskan bahwa mereka akan terus
mencari cara-cara inovatif untuk mengurangi penggunaan plastik di kantin.
Selain mengganti plastik dengan bahan alternatif, kantin MTsN 2 Way Kanan
juga telah menerapkan sistem daur ulang sederhana untuk menangani sampah yang
masih dihasilkan. Nurfadillah dan Rohana bekerja sama dengan pihak sekolah
untuk memastikan bahwa sampah yang dihasilkan dapat dipilah dan didaur ulang
dengan benar. Mereka juga merencanakan untuk mengadakan sosialisasi dan edukasi
terkait pentingnya pengelolaan sampah yang baik kepada siswa.
Dengan langkah-langkah ini, Nurfadillah dan Rohana berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan. Komitmen mereka untuk mengurangi penggunaan plastik di kantin diharapkan dapat menginspirasi seluruh warga sekolah untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan mempraktekkan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari(As).
Editor : Fadilah