Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Provinsi

Penulisan Mushaf Al Qur'an Nusantara, 15 kaligrafer Terbaik Lampung Turut Berpartisipasi

Rabu, 19 Maret 2025 Humas Kanwil
Penulisan Mushaf Al Qur'an Nusantara, 15 kaligrafer Terbaik Lampung Turut Berpartisipasi
Humas Kanwil
Humas Kanwil

Lampung, Kanwil Kemenag (Humas) – Penulisan Mushaf Al-Qur'an Nusantara sebagai upaya pelestarian tradisi Islam dan budaya di Indonesia. Kegiatan ini menjadi bagian dari program Semarak Ramadan. Bimas Islam Kementerian Agana RI bekerjasama dengan LPTQ Nasional dan Lembaga Kaligrafi Al Qur’an (LEMKA) menginisiasi penulisan Mushaf Al Qur'an Nusantara bersama 365 Kaligrafer terbaik,15 diantaranya dari Lampung. Rabu (15 Maret 2025)

Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama RI, Ahmad Zayadi mengungkapkan bahwa Islam di Indonesia tumbuh selaras dengan kekayaan budaya bangsa. “Posisi agama dan kebudayaan tidak dapat dipisahkan. Kebudayaan adalah ekspresi dari keagamaan kita, dan Mushaf Al-Qur'an Nusantara menjadi bukti nyata bahwa Islam di Indonesia berkembang dalam harmoni dengan warisan budaya yang ada,” ujar Ahmad Zayadi dalam sambutannya.

Mushaf Al-Qur'an Nusantara mengusung konsep iluminasi khas Nusantara, serta penggunaan aksara Arab Jawi dan Arab Pegon. Dengan demikian, identitas Islam Indonesia semakin diperkuat melalui seni kaligrafi dan tradisi penulisan Al-Qur’an yang terus berkembang.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Zayadi menyoroti pentingnya literasi baca tulis Al-Qur'an sebagai bagian dari penguatan pemahaman keagamaan di tengah masyarakat.

“Program ini memiliki tujuan mulia, yaitu memberdayakan para juara Musabaqah Tilawatil Al-Qur'an serta mendorong peningkatan literasi Al-Qur'an di Indonesia,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Plt Kakanwil Kemenag Lampung, Erwinto, menyambut baik inisiatif ini dan menilai program tersebut sebagai inspirasi bagi pengembangan seni dan budaya Islam di daerah.

"Lampung antusias mendukung kegiatan ini dengan mengirimkan 15 peserta. Ke depan, kami akan menindaklanjuti program ini dengan mengintegrasikan unsur budaya Lampung dalam seni mushaf," ungkap Erwinto.

Sementara itu seniman kaligrafi Lampung juga turut berkontribusi, delegasi Lampung yang terdiri dari 15 peserta berasal dari berbagai daerah seperti Lampung Tengah, Bandar Lampung, Lampung Selatan, Pesawaran, Tanggamus, dan Pringsewu. Mereka merupakan alumni pesantren kaligrafi dan juara Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat provinsi hingga nasional.

"Ini adalah pengalaman langka. Kami bangga bisa berkontribusi dalam Mushaf Al-Qur'an Nusantara, membawa unsur tapis Lampung dalam iluminasi mushaf serta melestarikan aksara Arab Pegon," ujar Ustaz Ahmad Mukhozin, salah satu peserta yang berasal dari Kabupaten Lampung Tengah.

Dengan partisipasi berbagai daerah, Mushaf Nusantara diharapkan menjadi simbol kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus memperkaya ekspresi Islam berbasis budaya lokal. (Mela/Adit)