Way Kanan, MAN 1 (Humas). Setelah pelaksanaan salat Dzuhur berjamaah di mushola MAN 1 Way Kanan, guru mata PPKN, Dika Yumanda, memberikan tausiah singkat berdurasi tujuh menit yang mengangkat keteladanan sosok Luqman Al-Hakim. Dalam tausiah tersebut, ia menjelaskan bahwa Luqman bukanlah nabi, melainkan seorang ulama bijak yang berasal dari Ethiopia, yang dikenal karena petuah dan nasihatnya yang penuh hikmah, sebagaimana diabadikan dalam Al-Qur'an surah Luqman.
Tausiah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada siswa tentang pentingnya kebijaksanaan, ketaatan kepada orang tua, serta nilai-nilai moral yang terkandung dalam ajaran Islam. Dalam penyampaiannya, Dika Yumanda menekankan bahwa Luqman mengajarkan konsep pendidikan berbasis akhlak, di mana peran keluarga dan kesadaran diri menjadi landasan utama pembentukan karakter generasi muda. Nilai-nilai tersebut sangat relevan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari siswa madrasah.
Kegiatan tausiah Dzuhur di MAN 1 Way Kanan merupakan bagian dari program penguatan pendidikan karakter berbasis keagamaan yang rutin dilaksanakan setiap pekan. Program ini tidak hanya diisi oleh guru, tetapi juga melibatkan siswa untuk melatih keberanian dalam berbicara di depan umum serta meningkatkan pemahaman agama secara kontekstual. Tausiah singkat ini menjadi sarana efektif untuk menyampaikan pesan-pesan moral yang aplikatif dan mudah dicerna oleh peserta didik.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, MAN 1 Way Kanan berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga unggul dalam spiritualitas dan akhlak. Keteladanan tokoh seperti Luqman Al-Hakim diangkat sebagai inspirasi agar siswa mampu menjadi pribadi yang bijak, bersyukur, dan bertanggung jawab dalam menjalani kehidupan, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat luas. (Joe)
Editor : Fadilah