Lampung Barat, MTsN 1 (Humas) - - MTsN 1 Lampung Barat menerima kunjungan tim penyuluh agama dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Balik Bukit dalam sebuah kegiatan yang bertempat di Masjid Nurul Ilmi madrasah, Selasa 17 Juni 2025. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari seluruh stakeholder madrasah.
Kehadiran tim penyuluh disambut secara resmi oleh Wakil Kepala Bidang Humas MTsN 1 Lampung Barat Ismail, S.Pd., mewakili Kepala Madrasah Desi Arisandi, S.Pd.I., M.M.Pd. Dalam sambutannya, Ismail menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan dari KUA Balik Bukit dan mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama belajar dan menyimak materi yang akan disampaikan.
"Kami sangat antusias menerima kunjungan ini dan siap memberikan waktu sepenuhnya kepada tim penyuluh untuk berbagi ilmu dan pengalaman kepada siswa-siswi kami," ujar Ismail dalam sambutannya.
Kegiatan ini dihadiri oleh lima orang penyuluh agama dari KUA Kecamatan Balik Bukit, yaitu Meza Hadi Setiawan, Lc., Hernadi, S.Pd., Titin Ustina, S.Pd.I., Nafisah, S.Sos.I., dan Lukman Nulhakim. Mereka hadir untuk menyampaikan materi bertemakan Gadget, Kesehatan Mental & Iman, yang sangat relevan dengan kondisi generasi muda saat ini.
Kepala KUA Kecamatan Balik Bukit, Fathurrahman, S.Ag., M.H., seyogyanya hadir dalam kegiatan ini, namun berhalangan karena adanya agenda lain di Kantor Kementerian Agama. Hal ini disampaikan langsung oleh Meza Hadi Setiawan, Lc., yang mewakili beliau.
"Dengan segala kerendahan hati kami mohon maaf atas ketidakhadiran Bapak Kepala KUA. Semoga hal ini tidak mengurangi kelancaran dan kebermanfaatan acara yang kita selenggarakan bersama hari ini," ucap Meza.
Materi yang disampaikan oleh para penyuluh mendapat perhatian antusias dari para siswa. Dengan pendekatan yang komunikatif, mereka mengajak siswa untuk menyadari pentingnya menjaga kesehatan mental di tengah arus digitalisasi serta menjaga keimanan sebagai landasan dalam menggunakan gadget secara bijak.
Hernadi membuka sesi pertama dengan penjelasan mengenai pengaruh gadget terhadap perilaku remaja. Ia menekankan pentingnya kontrol diri dan peran keluarga dalam membentuk karakter yang kuat.
Sesi berikutnya diisi oleh Titin Ustina dan Nafisah yang mengupas masalah kesehatan mental dari perspektif psikologi Islam. Mereka mengingatkan pentingnya memiliki rutinitas ibadah yang konsisten sebagai bentuk terapi rohani.
Sementara itu,Lukman Nulhakim membawakan materi interaktif yang mengajak siswa berdiskusi mengenai penggunaan media sosial dan dampaknya terhadap kualitas ibadah dan hubungan sosial.
Kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Para siswa tampak aktif bertanya dan mencatat poin-poin penting dari materi yang diberikan.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para siswa MTsN 1 Lampung Barat semakin bijak dalam menggunakan teknologi, serta mampu menjaga kesehatan mental dan keimanan mereka di era digital yang penuh tantangan. (Betrik/Mela Basyar)