Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Madrasah

Perkuat Kompetensi dan Inovasi Guru, MTsN 1 Tanggamus Gelar Bimtek Deep Learning sebagai Upaya Modernisasi Pembelajaran

Selasa, 02 Desember 2025 MTsN 1 Tanggamus
Perkuat Kompetensi dan Inovasi Guru, MTsN 1 Tanggamus Gelar Bimtek Deep Learning sebagai Upaya Modernisasi Pembelajaran
MTsN 1 Tanggamus
MTsN 1 Tanggamus

Tanggamus, MTsN 1 (Humas) — MTsN 1 Tanggamus terus memperkuat kualitas layanan pendidikan dengan menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) bagi seluruh guru. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis madrasah dalam mengakselerasi modernisasi pembelajaran dan meningkatkan kesiapan guru menghadapi tuntutan pendidikan masa kini. Bimtek dihadiri Pengawas Pembina MTsN 1 Tanggamus, Setyo Riadi, yang memberikan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan mutu guru.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 26 November 2025 tersebut menghadirkan narasumber utama Sokip, M.Pd, Pengawas Dinas Pendidikan Tanggamus sekaligus Ketua APSI Tanggamus. Dengan pengalaman yang luas dalam pembinaan mutu dan pengembangan praktik pembelajaran, ia memberikan perspektif komprehensif mengenai pendekatan pembelajaran mendalam yang relevan dengan Kurikulum Merdeka.

Kepala MTsN 1 Tanggamus, H. Ramdani, dalam sambutannya menekankan bahwa peningkatan kompetensi guru adalah kebutuhan mendesak seiring berkembangnya paradigma pendidikan. Ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran narasumber serta menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai upaya perbaikan berkelanjutan. “Terima kasih kepada narasumber yang telah hadir. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi guru untuk terus memperbarui diri agar pembelajaran yang kita berikan semakin relevan dan bermakna bagi siswa,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Pengawas Pembina MTsN 1 Tanggamus, Setyo Riadi, menyampaikan pandangannya terkait urgensi penguatan kapasitas pendidik di lapangan. Ia menilai bahwa guru perlu terus membuka diri terhadap perubahan dan mengadopsi pendekatan pembelajaran yang adaptif, kreatif, dan sesuai perkembangan siswa. Menurutnya, Bimtek seperti ini penting untuk memastikan guru selalu siap menghadapi dinamika kebijakan dan teknologi pendidikan.

Dalam penyampaiannya, Sokip, M.Pd mengupas konsep pembelajaran mendalam yang menekankan analisis, sintesis, evaluasi, serta kemampuan berpikir tingkat tinggi. Ia menegaskan bahwa pembelajaran tidak boleh berhenti pada pemahaman permukaan, tetapi harus membawa siswa pada kemampuan memaknai, menghubungkan konsep, dan menerapkan pengetahuan dalam konteks nyata. “Kelas harus menjadi ruang yang memberi kesempatan siswa berpikir lebih dalam dan lebih luas. Itulah esensi deep learning,” jelasnya.

Ia juga memaparkan bahwa Kurikulum Merdeka memberi keleluasaan bagi guru dalam merancang pembelajaran yang sesuai kebutuhan peserta didik. Fleksibilitas ini, menurutnya, perlu dimanfaatkan dengan baik melalui perencanaan matang, asesmen formatif yang konsisten, dan penggunaan media pembelajaran yang tepat. Sebagai Ketua APSI Tanggamus, ia turut menekankan pentingnya kolaborasi antarguru dan pengawas untuk memperkuat gerakan peningkatan mutu secara kolektif.

Para guru MTsN 1 Tanggamus mengikuti kegiatan dengan antusias. Diskusi, tanya jawab, serta eksplorasi strategi pembelajaran menjadi bagian aktif dari berlangsungnya Bimtek. Guru mendapatkan kesempatan untuk meninjau ulang praktik mengajar yang selama ini diterapkan serta merumuskan pendekatan baru yang lebih kontekstual, adaptif, dan mengedepankan pengalaman belajar siswa.

Melalui penyelenggaraan Bimtek ini, MTsN 1 Tanggamus menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi dan memperkuat kualitas pembelajaran. Modernisasi metode mengajar menjadi fokus utama madrasah dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, nalar kritis, dan kesiapan menghadapi tantangan zaman. (In/ Mela Basyar)