Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Provinsi

Perkuat Pembinaan Spiritual Warga Binaan, Bidang Penais Zawa Gelar Penyuluhanan Di Lapaz Perempuan Kls II A Bandar Lampung

Rabu, 01 April 2026 Fadilah
Perkuat Pembinaan Spiritual Warga Binaan, Bidang Penais Zawa Gelar Penyuluhanan  Di Lapaz Perempuan Kls II A Bandar Lampung
Fadilah
Fadilah

Lampung Kemenag, Bidang Penais Zawa (Humas)--Bidang Penais Zawa Kanwil Kemenag Lampung, melalui Tim Layanan Penerangan Agama Islam secara konsisten melaksanakan program penyuluhan keagamaan di berbagai lapas dan rumah tahanan sebagai bentuk layanan keagamaan kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan, sebagaimana pembinaan yang dilaksanakan hari Ini di lapaz perempuan kls II A Bandar Lampung, Rabu, 1 April 2026.

Setiap manusia memiliki kesempatan yang sama untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

“Tidak ada kata terlambat untuk bertaubat dan memperbaiki diri. Allah Maha Pengampun dan membuka pintu rahmat-Nya bagi siapa pun yang bersungguh-sungguh,” ujar Halimah di hadapan warga binaan.


Ia juga mengajak untuk menjadikan ibadah sebagai kebutuhan dan sumber ketenangan batin. Melalui pendekatan persuasif dan komunikatif, penyuluhan tersebut tidak hanya memberikan pemahaman keagamaan, tetapi juga motivasi untuk membangun harapan dan semangat menjalani masa pembinaan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan keagamaan rutin Bidang Penais Zawa yang menyasar berbagai lapisan masyarakat, termasuk warga binaan di Lapas.

 Program tersebut bertujuan memperkuat nilai-nilai spiritual, moral, dan sosial agar warga binaan siap kembali ke tengah masyarakat dengan pribadi yang lebih baik.

Melalui penyuluhan berkelanjutan ini, Bidang Penais Zawa berharap dapat berkontribusi dalam membentuk karakter warga binaan yang religius, berakhlak, serta memiliki optimisme untuk menata masa depan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para warga binaan memperoleh bekal spiritual yang kuat sehingga mampu kembali ke tengah masyarakat dengan semangat baru, sikap yang lebih baik, serta nilai keagamaan yang lebih kokoh.

Kegiatan penyuluhan berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan, mencerminkan pendekatan humanis dalam pembinaan keagamaan yang terus dikedepankan oleh Kementerian Agama. (Humas)