Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Perkuat Profesionalisme ASN, KUA Pakuan Ratu Hadiri Pembinaan Kepegawaian & Kehumasan di Negeri Agung

Jumat, 05 Desember 2025 Humas Way Kanan
Perkuat Profesionalisme ASN, KUA Pakuan Ratu Hadiri Pembinaan Kepegawaian & Kehumasan di Negeri Agung
Humas Way Kanan
Humas Way Kanan

Way Kanan, KUA Pakuan Ratu (Humas) - - Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan menggelar Sosialisasi dan Pembinaan Kepegawaian serta Kehumasan pada Jumat, 05 Desember 2025. Kegiatan dipusatkan di Aula KUA Kecamatan Negeri Agung dan dihadiri jajaran aparatur dari dua kecamatan.

Pembinaan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Way Kanan, Masir Ibrahim, yang menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM ASN merupakan kebutuhan mendesak demi menjawab tuntutan publik terhadap layanan keagamaan yang transparan, profesional, dan berintegritas. “ASN Kementerian Agama harus siap berubah, siap beradaptasi, dan siap memberikan pelayanan terbaik. Profesionalisme bukan hanya soal keterampilan, tetapi juga komitmen, integritas, dan etika berkomunikasi kepada masyarakat,” tegas Masir Ibrahim.

Dari KUA Kecamatan Pakuan Ratu, hadir Kepala KUA Eko Wahyudi, CPNS Penghulu Ngato U Rohman, serta Penyuluh Agama Islam Miftalif Albar, Bukhori, dan Aristama Purnomo. Sementara itu, dari KUA Negeri Agung hadir Kepala KUA Edison beserta seluruh pegawai. Kehadiran lengkap kedua KUA tersebut menunjukkan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kapasitas, dan menyegarkan kompetensi pelayanan.

Kepala KUA Pakuan Ratu, Eko Wahyudi, menyampaikan bahwa pembinaan ini penting untuk menumbuhkan budaya kerja yang profesional dan harmonis. “Melalui kehumasan yang baik, setiap kegiatan Kementerian Agama dapat menjadi informasi positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Para peserta mendapatkan materi strategis mengenai manajemen kepegawaian, tata kelola administrasi, penguatan citra kelembagaan, publikasi kegiatan keagamaan, hingga peran penting humas di era digital. Dengan kehadiran unsur Penghulu, Penyuluh, dan pejabat struktural, pembinaan ini menjadi lebih komprehensif karena materi dikaitkan langsung dengan tugas dan fungsi masing-masing.

Kepala KUA Negeri Agung, Edison, turut memberikan apresiasi. “Pegawai tidak boleh hanya bekerja rutin, tetapi harus terus meningkatkan kompetensi dan kualitas pelayanan,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung lancar, interaktif, dan penuh antusiasme. Diharapkan hasil pembinaan ini menjadi bekal bagi ASN Kemenag—khususnya KUA Pakuan Ratu dan KUA Negeri Agung—untuk meningkatkan kualitas layanan, memperkuat etos kerja, serta mengoptimalkan peran kehumasan sebagai sarana publikasi positif lembaga.

Dengan demikian, pelayanan keagamaan kepada masyarakat dapat berjalan semakin profesional, responsif, dan berintegritas.

(Aris/Bukhori/Dhany)

Editor: Fadilah