Lampung Selatan, MTsN 1 (Humas) – Sebagai wujud nyata komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan penguatan tata kelola kelembagaan, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Lampung Selatan mengutus empat perwakilan terbaiknya untuk mengikuti kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penanganan Pengaduan Masyarakat (Dumas) dan Tusi Ortala (Tugas, Fungsi Organisasi, dan Tata Laksana). Kegiatan yang melibatkan 58 peserta dari berbagai instansi ini diselenggarakan di Aula Terbuka Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lampung Selatan pada Senin, 27 Juli 2026.
Monev ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelaksanaan penanganan pengaduan masyarakat di setiap satuan kerja, sekaligus memastikan optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi berjalan sesuai koridor hukum. Materi inti mengenai "Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik dan Penguatan Tata Kelola Kelembagaan" dikupas secara mendalam oleh narasumber ahli, yakni Dr. H. Syamsul, S.H., M.Sy. Melalui pembekalan ini, para peserta ditargetkan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif, sekaligus menemukan solusi dan rekomendasi taktis agar tata kelola dan pelayanan publik instansi menjadi lebih akuntabel, transparan, dan responsif.
Delegasi MTsN 1 Lampung Selatan yang hadir dalam kegiatan strategis tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Rahmi Zulyana, S.Ag., M.Pd.I. Beliau didampingi oleh tim solid yang terdiri dari tenaga pendidik kompeten, yakni Rizka Mahardika Putra, S.Pd.I., Hayatun Munawaroh, S.Pd., Novia Khoirunnisa, S.Pd., serta Andri Sofyandi, S.H., M.Pd.
Kehadiran tim ini membawa harapan besar bagi pengembangan institusi. Ilmu dan pengalaman yang diperoleh dari monev ini ditargetkan dapat segera diimplementasikan untuk memperkuat sistem birokrasi di madrasah. Seluruh perwakilan yang hadir diharapkan mampu menjadi agen perubahan (agent of change) dalam mewujudkan wajah pelayanan publik madrasah yang profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Merespons urgensi kegiatan ini, Kepala MTsN 1 Lampung Selatan, Rahmi Zulyana, S.Ag., M.Pd.I., memberikan pernyataan tegas mengenai komitmen madrasahnya dalam menyerap aspirasi dan pengaduan publik. "Partisipasi kami dalam Monev Dumas dan Tusi Ortala ini adalah langkah konkret untuk terus berbenah. Madrasah tidak hanya dituntut untuk unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki tata kelola kelembagaan yang sehat dan transparan. Kami siap mengimplementasikan arahan dari Bapak narasumber untuk menjadikan sistem pengaduan masyarakat di MTsN 1 Lampung Selatan lebih responsif, serta memastikan setiap elemen madrasah menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional demi pelayanan publik yang prima," terang Rahmi Zulyana. (Andri)