Tanggamus, MTsN 1 (Humas) - MTsN 1
Tanggamus kembali menggelar upacara bendera dengan penuh khidmat pada Senin
(21/10). Pada kesempatan ini, petugas upacara berasal dari kelas VIIIb di bawah
bimbingan guru Eka Dian Pratiwi. Mereka sukses melaksanakan seluruh rangkaian
tugas dengan baik, mulai dari pengibaran bendera hingga pembacaan teks
Pancasila, menunjukkan disiplin dan kekompakan yang patut diacungi jempol.
Agus Solihin, anggota
Bhabinkamtibmas Polsek Kotaagung yang bertugas di wilayah Kuripan, hadir
sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, Agus Solihin menyampaikan pesan
penting yang relevan dengan kehidupan sehari-hari para siswa. Ia menekankan
pentingnya memahami aturan berlalu lintas, terutama bagi remaja yang mulai
sering beraktivitas di jalan raya. “Disiplin dalam berlalu lintas bukan hanya
soal mematuhi rambu, tapi juga menjaga keselamatan diri dan orang lain,”
tegasnya.
Selain itu, Agus juga berbicara
tentang pencegahan bullying di lingkungan madrasah. Ia mengajak seluruh siswa
untuk lebih peka terhadap teman-teman yang mungkin menjadi korban perundungan.
"Bullying adalah perilaku yang merugikan, tidak hanya bagi korban tetapi
juga bagi pelaku. Mari ciptakan lingkungan madrasah yang aman dan nyaman bagi
semua," ungkapnya.
Tidak ketinggalan, Agus juga
menyinggung tentang bahaya kenakalan remaja yang semakin mengkhawatirkan. Ia
menasihati para siswa untuk menjauhi perilaku yang dapat merugikan diri sendiri
dan masa depan mereka. "Kalian adalah generasi penerus bangsa, jangan
sia-siakan masa muda dengan hal-hal negatif. Fokuslah pada pendidikan dan
pengembangan diri," lanjutnya.
Kepala MTsN 1 Tanggamus, H.
Ramdani, memberikan apresiasi tinggi kepada siswa kelas VIIIb yang telah
menunjukkan dedikasi luar biasa dalam pelaksanaan upacara ini. "Saya
sangat bangga melihat siswa kita mampu menjalankan tugas dengan baik. Ini
adalah bukti bahwa disiplin dan kerja sama yang diterapkan di madrasah kita
berjalan efektif," ujar H. Ramdani dalam sambutannya.
H. Ramdani juga mengapresiasi
kehadiran Agus Solihin sebagai pembina upacara yang memberikan pesan-pesan
berharga kepada siswa. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat relevan
dengan tantangan yang dihadapi remaja saat ini. "Apa yang disampaikan oleh
Pak Agus sangat penting untuk dipahami dan diterapkan oleh siswa. Saya harap
para siswa dapat mengambil hikmah dari amanat yang disampaikan,"
tambahnya.
Upacara yang berjalan dengan tertib
dan lancar ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kedisiplinan siswa, tetapi
juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai moral dan etika yang lebih
baik dalam kehidupan sehari-hari. (In/ Mela Basyar)