Way Kanan, KUA Negeri Besar (Humas) - - Di tengah suasana akad nikah yang khidmat, Penghulu KUA Kecamatan Negeri Besar, Imam Nurcahyo, menyampaikan pesan mendalam kepada kedua mempelai yang berlangsung di Kampung Bima Sakti. Dalam khutbahnya, ia mengibaratkan rumah tangga sebagai bahtera yang mengarungi lautan kehidupan, di mana kasih sayang menjadi angin penuntun, dan tanggung jawab menjadi kemudi yang mengarahkannya, Selasa, 12 Agustus 2025.
“Pernikahan bukan hanya penyatuan
dua insan, tetapi juga penyatuan tekad untuk saling menjaga, mendukung, dan
menguatkan. Kasih sayang akan membuat perjalanan terasa indah, sementara
tanggung jawab akan memastikan kapal ini tetap berada di jalurnya,” ujarnya.
Penghulu juga menegaskan,
keharmonisan rumah tangga tidak terjadi begitu saja, melainkan harus diusahakan
melalui sikap saling mengerti dan mau berkorban demi kebaikan bersama.
"Ujian pasti datang, tetapi
jika hati dipenuhi kasih sayang dan langkah diiringi tanggung jawab, insya
Allah rumah tangga akan kokoh menghadapi segala ombak,” sambungnya.
Para tamu undangan yang hadir terlihat khusyuk mendengarkan setiap pesan yang disampaikan. Khutbah yang sarat nasihat tersebut diakhiri dengan doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar kedua mempelai diberi keberkahan, dijauhkan dari perselisihan, dan senantiasa berada dalam naungan rahmat-Nya. (Tomy/Oksi/Asep)