Lampung (Humas) --- Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Lampung, Erwinto, menilai siswa penghafal Al-Qur’an memiliki keunggulan berpikir yang sistematis. Hal ini menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan pendidikan dan kehidupan di masa depan.
Hal tersebut disampaikan Erwinto saat memberikan sambutan pada acara Wisuda Tahfidz siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bandar Lampung, Kamis (17/4/2025), di aula madrasah setempat.
“Anak-anak hafal Qur’an ini berpikirnya sudah sistematis. Artinya, mereka memiliki pola pikir yang terstruktur dengan baik. Jenjang apapun yang akan mereka tempuh sudah bisa mereka ikuti karena tersistematis dengan hafalan Qur’annya. Ini adalah keunggulan yang luar biasa,” ujar Erwinto di hadapan ratusan siswa dan orang tua.
Menurut dia, kemampuan tersebut menjadikan para penghafal Al-Qur’an unggul dalam berbagai jenjang pendidikan, bahkan banyak di antaranya diterima di perguruan tinggi melalui jalur prestasi tahfidz. “Banyak perguruan tinggi yang menerima mereka karena percaya bahwa kemampuan menghafal Qur’an mencerminkan kedisiplinan, kecerdasan, dan dedikasi tinggi,” tambahnya.
Selain aspek intelektual, Erwinto juga menekankan bahwa siswa hafiz memiliki karakter kuat dan akhlak mulia. Ia menyebut hal tersebut sebagai fondasi penting dalam membentuk generasi masa depan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mampu berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang beradab dan harmonis.
Dalam kesempatan tersebut, Erwinto mengapresiasi capaian para siswa MAN 1 Bandar Lampung, serta menyampaikan penghargaan kepada para guru tahfidz dan semua pihak yang telah membimbing dan mendampingi proses penghafalan Al-Qur’an. Ia menyebut dedikasi para guru sebagai amal jariyah yang pahalanya akan terus mengalir.
Tak hanya itu, Erwinto juga menyampaikan terima kasih kepada para orang tua atas dukungan dan doa yang diberikan. “Keberhasilan anak-anak kita hari ini tidak lepas dari peran besar keluarga. Keluarga adalah fondasi karakter Qur’ani anak-anak kita,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar hafalan yang dimiliki para siswa tidak berhenti sebatas seremoni. “Hafalan yang kalian miliki adalah amanah besar. Teruslah menjaga, mengulang, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Jadilah agen kedamaian dan pembawa akhlak mulia di tengah masyarakat,” pesan Erwinto.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus memberi dukungan kepada para hafiz dan hafizah agar mereka terus berkembang dan menjadi kebanggaan bangsa.
Kepala MAN 1 Bandar Lampung, Lukman Hakim, menjelaskan bahwa jumlah siswa yang diwisuda pada kegiatan ini mencapai 255 orang, terdiri dari 168 siswi dan 87 siswa. Ia menyampaikan bahwa wisuda tahfidz merupakan bentuk penghargaan atas usaha dan dedikasi siswa dalam menghafal Al-Qur’an, sekaligus menjadi motivasi bagi generasi muda untuk semakin mencintai dan mengamalkan kandungan kitab suci.
“Sebagai bagian dari kurikulum pendidikan kami, program tahfidz tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter kuat dan mulia. Wisuda ini adalah bukti nyata keberhasilan para siswa dalam menjaga dan menghafal kalam Allah,” kata Lukman.
Ia juga mengapresiasi kolaborasi antara pihak madrasah, para guru, orang tua, serta seluruh elemen yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. “Kami berterima kasih kepada semua pihak, terutama kepada Plt. Kakanwil Kemenag Provinsi Lampung, Bapak Erwinto, atas dukungan dan kehadirannya,” ujarnya.
Acara wisuda turut dihadiri oleh pejabat Kemenag Provinsi Lampung serta wali murid dan siswa siswi MAN 1 Bandar Lampung. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh haru, menandai semangat bersama untuk terus membumikan Al-Qur’an di tengah generasi muda.(Anggithya/Abdul Aziz)