Lampung, Kemenag ( Humas)-- Suasana khidmat mewarnai prosesi wisuda santriwati Pondok Pesantren Al Hidayah Gerning, Kabupaten Pesawaran, Lampung, yang digelar pada Minggu (15/6/2025). Sejumlah tokoh hadir dalam acara ini, antara lain, Plt. Kakanwil Kemenag Lampung, Kepala Biro Kesra Provinsi Lampung mewakili Gubernur, Bupati Pesawaran, Rektor UIN An Nur, dan perwakilan Ketua PWNU Lampung.
Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Erwinto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap para santriwati, khususnya yang telah berhasil menghafal Al-Qur’an. Menurutnya, para hafizah memiliki kedudukan mulia sebagai penjaga cahaya Ilahi di tengah umat.
"Menghafal Al-Qur'an bukan sekadar prestaai akademik, tetapi amanah besar untuk menjaga, memahami, dan mengamalkan kalamullah dalam kehidupan. Para hafizah adalah penjaga cahaya Ilahi yang menjadi harapan bangsa dan agama,” ujar Erwinto.
Ia juga menekankan pentingnya peran pesantren dalam mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya mampu membaca dan menghafal, tetapi juga mempraktikkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sosial.
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al Hidayah Gerning, KH. Ahmad Ma’shum Abror, menyampaikan rasa syukurnya atas terlaksananya wisuda ini. Ia berpesan kepada 28 santri terdiri 7 santriwan dan 21 santriwati yang baru saja diwisuda tetap menjaga kemurnian niat dalam menuntut ilmu dan terus membawa manfaat bagi umat.
"Anak-anakku, hafalan Al-Qur’an kalian adalah permata yang harus dijaga dengan akhlak dan keteladanan. Jangan pernah berhenti belajar, teruslah menjadi sumber kebaikan di manapun berada,” pesan KH. Ahmad Ma’shum Abror.
Prosesi wisuda berlangsung dengan lancar, ditandai dengan penampilan para santriwati, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, dan pengalungan medali. Para tamu undangan menyampaikan ucapan selamat dan harapan agar para lulusan dapat terus mengembangkan diri dan berdakwah melalui akhlak serta ilmu yang telah diperoleh. (Fadilah/Aziz)