Tanggamus, MTsN 1 (Humas) –
Personel Polsek Kotaagung, Kabupaten Tanggamus, menggelar sosialisasi terkait
pencegahan bullying kepada siswa-siswi MTsN 1 Tanggamus, Rabu, (25/9). Kegiatan
ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya bullying serta
memberikan edukasi tentang cara mencegah perilaku tersebut di lingkungan
madrasah.
"Sosialisasi ini sangat
penting karena bullying bukan hanya berdampak pada korban, tetapi juga pada
pelaku dan lingkungan sekitarnya. Kami berharap dengan pemahaman ini,
siswa-siswi MTsN 1 Tanggamus dapat lebih peka terhadap lingkungan dan
menghentikan segala bentuk perundungan," ujar salah satu personel Polsek
Kotaagung saat memberikan materi.
Acara yang dihadiri oleh puluhan
siswa ini berlangsung interaktif. Para siswa tidak hanya mendengarkan
penjelasan, tetapi juga aktif mengajukan pertanyaan terkait kasus-kasus
bullying yang mereka ketahui. Salah satu siswa bertanya tentang cara menghadapi
teman yang suka melakukan intimidasi. "Apa yang harus saya lakukan jika
teman saya sering mengintimidasi saya di depan orang lain?" tanyanya.
Narasumber pun memberikan tips untuk menghadapi situasi tersebut, termasuk
melaporkan kepada pihak guru dan orang tua.
Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MTsN
1 Tanggamus, Asih Kurniasari, menyambut baik sosialisasi ini. "Kami
berharap kegiatan ini dapat membuka wawasan siswa tentang pentingnya menjaga
sikap terhadap sesama. Bullying tidak boleh dianggap remeh, karena dampaknya
sangat merugikan. Siswa harus bisa menjadi agen perubahan untuk menciptakan
lingkungan madrasah yang aman dan nyaman," katanya.
Kepala MTsN 1 Tanggamus, H.
Ramdani, juga memberikan apresiasi atas inisiatif dari Polsek Kotaagung.
"Kami sangat berterima kasih kepada pihak Polsek Kotaagung yang telah
meluangkan waktu untuk berbagi ilmu dan pengalaman dengan siswa kami. Ini
adalah langkah penting untuk membentuk karakter siswa yang lebih baik,"
ujar Ramdani dalam sambutannya.
Kegiatan ini diharapkan dapat
menanamkan kesadaran mendalam tentang bahaya bullying dan bagaimana mencegahnya
di lingkungan madrasah. "Kami ingin menciptakan budaya madrasah yang penuh
dengan rasa hormat, di mana semua siswa merasa dihargai dan dihormati,"
tambah Asih Kurniasari.
Dengan sosialisasi ini, MTsN 1
Tanggamus berkomitmen untuk terus memberikan edukasi dan pembinaan kepada
siswa, agar bullying dapat diminimalisir dan suasana belajar menjadi lebih
kondusif serta inklusif. (In/ Mela Basyar)