Tanggamus, MTsN 1 (Humas) — Dalam upaya menanamkan kesadaran lingkungan sekaligus menerapkan nilai-nilai Pancasila, MTsN 1 Tanggamus menyelenggarakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bertemakan "Gaya Hidup Berkelanjutan" dengan fokus pada kegiatan daur ulang sampah. Program ini bertujuan membekali siswa dengan keterampilan praktis serta mengembangkan sikap peduli terhadap dampak sampah bagi lingkungan.
Projek P5 yang berlangsung di MTsN
1 Tanggamus mencakup beragam aktivitas kreatif. Di antaranya, siswa diajak
untuk mengolah barang bekas menjadi produk bernilai guna serta menciptakan
kerajinan tangan dari bahan daur ulang. Melalui aktivitas ini, siswa tidak
hanya dilatih untuk berkreasi tetapi juga didorong untuk memahami pentingnya
gaya hidup yang lebih berkelanjutan, sekaligus menerapkan prinsip-prinsip
Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala MTsN 1 Tanggamus, H.
Ramdani, mengungkapkan bahwa program ini dirancang untuk mendidik siswa agar
lebih peduli terhadap isu lingkungan. “Kami ingin menanamkan kesadaran bahwa
setiap individu memiliki peran penting dalam menjaga alam. Dengan berlatih
mendaur ulang sampah, siswa dapat memahami dampak positif dari gaya hidup
berkelanjutan dan melatih keterampilan yang bermanfaat bagi mereka di masa
depan,” jelas H. Ramdani.
H. Ramdani menambahkan bahwa
kegiatan ini bukan hanya tentang pengetahuan, tetapi juga mengenai pembentukan
sikap dan keterampilan yang dibutuhkan siswa untuk menjadi warga negara yang
bertanggung jawab. “Harapan kami, nilai-nilai Pancasila semakin tertanam dalam
diri siswa melalui kegiatan ini. Mereka belajar bekerja sama, berbagi ide, dan
menjadi kreatif dalam mengatasi permasalahan lingkungan.”
Dengan terlaksananya projek P5 ini,
MTsN 1 Tanggamus berharap dapat berkontribusi dalam membangun generasi muda
yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki kesadaran akan pentingnya
melestarikan lingkungan demi masa depan bangsa. (In/ Mela Basyar)