Lampung (Humas) --- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Puji Raharjo, menegaskan pentingnya peran pendidikan madrasah dalam membangun bangsa dan negara. Menurutnya, madrasah memiliki tugas strategis untuk mencetak generasi muda yang cerdas, berakhlak mulia, dan berprestasi. Salah satu langkah untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan mendorong partisipasi aktif siswa dalam Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Madrasah Young Researchers Supercamp (Myres).
"Myres adalah program yang diinisiasi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia dengan tujuan mengembangkan kemampuan penelitian dan inovasi di kalangan siswa madrasah. Program ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan proyek penelitian mereka sendiri dengan bimbingan dari para ahli dan pendidik," ujar Puji Raharjo di hadapan peserta Sosialisasi Juknis Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Myres serta Penyampaian Program Kesiswaan dan Kurikulum Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Lampung, Selasa (28/5) di Aula Saibatin kantor setempat.
Puji menjelaskan bahwa Kompetisi Sains Madrasah (KSM) adalah ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kompetisi ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengasah kemampuan siswa madrasah di bidang sains dan teknologi. "KSM dan Myres merupakan ajang bergengsi bagi siswa madrasah untuk menunjukkan kemampuan mereka di bidang sains. Ini tidak hanya memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengasah kemampuan mereka, tetapi juga menjadi tolok ukur keberhasilan madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikannya," tuturnya.
Dalam sosialisasi tersebut, Puji Raharjo menyampaikan harapan besar terhadap pelaksanaan kedua program ini bagi siswa madrasah di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Lampung. "Saya menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan Sosialisasi Juknis KSM dan Myres ini. Saya berharap sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada para Kepala Madrasah, Guru Madrasah, dan Kasi Kesiswaan dan Kurikulum tentang perubahan juknis KSM dan Myres Tahun 2024, serta strategi untuk menghadapi KSM dan Myres Tingkat Nasional Tahun 2024," katanya.
Puji menekankan pentingnya persiapan yang matang dan dukungan penuh dari semua pihak terkait. "Kami berharap para guru, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat dapat memberikan dukungan penuh kepada para siswa. Dengan bimbingan yang tepat dan semangat yang tinggi, saya yakin siswa madrasah kita dapat meraih prestasi gemilang dan mengharumkan nama Provinsi Lampung di tingkat nasional maupun internasional," tegasnya.
Ia juga berharap kegiatan ini dapat memotivasi siswa untuk terus belajar dan berinovasi. "Kami berharap KSM dan Myres dapat menumbuhkan semangat belajar yang tinggi dan rasa cinta terhadap ilmu pengetahuan di kalangan siswa madrasah. Semoga kegiatan ini juga dapat mempersiapkan mereka menjadi generasi yang unggul dan berakhlak mulia, siap menghadapi tantangan di masa depan," ujarnya.
Lebih lanjut, Puji Raharjo menekankan bahwa madrasah saat ini memiliki tagline "Madrasah Maju, Bermutu dan Mendunia". Tagline ini menggambarkan kondisi madrasah yang berkembang, modern, dan adaptif terhadap perubahan zaman. "Madrasah maju memiliki kualitas pendidikan yang tinggi, baik dari segi kurikulum, metodologi pembelajaran, maupun sarana prasarana. Bermutu menunjukkan kualitas pendidikan madrasah yang unggul dan berstandar tinggi. Sedangkan Mendunia memiliki arti bahwa madrasah di Indonesia tidak hanya berkualitas nasional, tetapi juga diakui secara internasional," terangnya.
Ketua Tim Kesiswaan Bidang Pendidikan Madrasah, Rika Irasanti, dalam laporannya menyampaikan bahwa Kompetisi Sains Madrasah (KSM) telah menjadi ajang yang positif dalam membangun budaya kompetisi. "Pada dua tahun belakangan ini, prestasi Provinsi Lampung meningkat tajam, yakni tahun 2022 Lampung berada di peringkat 6 nasional dan tahun 2023 naik ke posisi 4 nasional. Ini menjadi tantangan berat untuk mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi tersebut," jelasnya.
Rika menambahkan bahwa tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah menyediakan wahana bagi siswa madrasah untuk meningkatkan minat dan bakat di bidang sains dan teknologi. Selain itu, kegiatan ini bertujuan menumbuhkembangkan budaya kolaboratif dan kompetitif di kalangan siswa madrasah.
Hadir dalam kegiatan ini Ketua Tim Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Lampung, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah/Pendidikan Islam Kantor Kemenag Kabupaten/Kota, Kepala Madrasah, Ketua Pokjawas Se-Provinsi Lampung, dan peserta lainnya. (Anggithya/Aditya/Baihaqi)