Lampung (Humas) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Lampung, Puji Raharjo, melaksanakan Rashdul Kiblat di lingkungan kerjanya, Senin (27/5), di halaman kantor setempat.
Pelaksanaan Rashdul Kiblat ini dilakukan pada pukul 16.18 WIB dengan disaksikan oleh Kepala Bidang, Pembimbing Masyarakat, Ketua Tim Kerja, dan para pegawai Kanwil Kemenag Provinsi Lampung.
"Rashdul Kiblat adalah pengukuran arah kiblat yang dilakukan pada waktu rashdul kiblat, yaitu saat matahari tepat berada di atas Kakbah. Pada waktu ini, bayangan benda yang tegak lurus akan menunjuk ke arah kiblat," kata Puji Raharjo dalam kesempatan tersebut.
"Rashdul Kiblat ini penting dilakukan untuk memastikan ketepatan arah kiblat mushola. Hal ini penting agar umat Islam dapat melaksanakan sholat dengan menghadap ke arah kiblat yang benar," ujarnya.
Puji Raharjo menekankan pentingnya menjaga ketepatan arah kiblat. Ia menjelaskan bahwa kiblat adalah arah yang harus dihadapkan saat melaksanakan sholat, yaitu Ka'bah yang terletak di Masjidil Haram, Mekkah.
"Kiblat adalah arah yang harus dihadapkan saat melaksanakan sholat. Arah kiblat ini adalah Ka'bah yang terletak di Masjidil Haram, Mekkah," ujarnya.
Lebih lanjut, Puji Raharjo menyatakan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk menjaga keakuratan arah kiblat, yang merupakan salah satu aspek krusial dalam pelaksanaan ibadah shalat. "Dengan melaksanakan Rashdul Kiblat, kita memastikan bahwa arah kiblat yang kita gunakan benar-benar menghadap ke Ka'bah di Mekkah. Ini adalah bagian dari upaya kita untuk meningkatkan kualitas ibadah dan pelayanan kepada umat," tambahnya.
Puji juga menambahkan bahwa Rashdul Kiblat adalah salah satu upaya untuk menjaga keutuhan umat Islam. Dengan memastikan ketepatan arah kiblat, umat Islam akan bersatu dalam melaksanakan sholat dengan menghadap ke arah yang sama.
"Kita juga dapat melakukan Rashdul Kiblat secara berkala untuk memastikan ketepatan arah kiblat," jelasnya.
Ia juga mengimbau kepada seluruh umat Islam di Provinsi Lampung untuk senantiasa menjaga ketepatan arah kiblat di masjid dan mushola masing-masing. "Marilah kita jadikan Rashdul Kiblat ini sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Semoga dengan Rashdul Kiblat ini, kita dapat melaksanakan sholat dengan lebih khusyuk dan sempurna," pintanya.(Anggithya/Aditya/Baihaqi)